Game
Strategi Baru Shift Up Menuju Self-Publishing Global
Strategi Baru Shift Up Menuju Self-Publishing Global

Strategi Mandiri Shift Up di Pasar Game Global

Perusahaan pengembang game Shift Up mulai menunjukkan perubahan strategi bisnis dengan memperkuat kemampuan self-publishing. Setelah dikenal lewat kesuksesan beberapa proyek game populer, Shift Up kini dikabarkan ingin lebih mandiri dalam merilis dan mengelola game mereka di pasar global. Langkah ini menandai fase baru bagi Shift Up dalam memperluas pengaruhnya di industri game internasional.

 

Shift Up

 

Arah Baru Shift Up dalam Strategi Distribusi Game Global

Perusahaan game Shift Up dilaporkan mulai serius membangun kemampuan untuk merilis game secara mandiri tanpa terlalu bergantung pada publisher eksternal. Sejak resmi menjadi perusahaan publik pada tahun 2024, Shift Up memang lebih dikenal berfokus pada pengembangan game. Namun laporan dari media Korea Selatan menyebut bahwa strategi Shift Up kini mulai mengalami perubahan penting menuju model distribusi yang lebih mandiri.

Perubahan arah Shift Up ini terlihat dari pembukaan sejumlah lowongan kerja baru yang berkaitan dengan bidang lokalisasi, pemasaran, serta hubungan masyarakat. Dalam deskripsi pekerjaan tersebut dijelaskan bahwa Shift Up sedang mempersiapkan “lompatan baru di pasar global”. Langkah ini dilakukan setelah keberhasilan beberapa proyek game mereka yang memperkuat posisi Shift Up di industri game.

Selain itu, penguatan kemampuan self-publishing Shift Up ditujukan untuk mendukung distribusi game internal yang dirilis untuk platform konsol dan PC. Dengan strategi ini, Shift Up ingin memastikan bahwa mereka memiliki kendali lebih besar terhadap proses peluncuran, pemasaran, hingga pengelolaan jangka panjang dari setiap game yang mereka kembangkan.

Fokus Dukungan Jangka Panjang untuk Game Internal

Perwakilan perusahaan menjelaskan bahwa langkah ini dilakukan untuk memperkuat dukungan jangka panjang bagi game buatan Shift Up sendiri. Selama ini, banyak pengembang game bergantung pada publisher eksternal untuk distribusi global. Namun dengan pendekatan baru ini, Shift Up berusaha membangun fondasi agar dapat merilis dan mengelola game mereka secara mandiri di pasar internasional.

Meski demikian, konsep self-publishing Shift Up sebenarnya bukan hal yang sepenuhnya baru. Sebelumnya, Shift Up pernah merilis game Destiny Child secara mandiri sebelum layanan game tersebut berakhir pada September 2023. Pengalaman tersebut menjadi salah satu dasar bagi Shift Up untuk kembali mempertimbangkan strategi distribusi yang lebih independen.

CEO Shift Up, Tae-hyung Kim, sebelumnya juga pernah menyatakan bahwa fokus utama perusahaan tetap berada pada pengembangan game. Saat itu self-publishing disebut sebagai opsi jangka panjang bagi Shift Up. Kini terlihat bahwa opsi tersebut mulai dijalankan secara lebih serius seiring perkembangan perusahaan dan ekspansi global Shift Up.

Project Spirits Masih Gunakan Publisher Eksternal

Untuk proyek terdekat, Shift Up masih akan bekerja sama dengan publisher eksternal. Game yang saat ini dikenal sebagai Project Spirits, yang sebelumnya memiliki nama pengembangan Project Witches, dipastikan akan dipublikasikan secara global oleh Level Infinite. Kerja sama ini menunjukkan bahwa Shift Up masih memanfaatkan dukungan publisher untuk beberapa proyek tertentu.

Level Infinite sendiri merupakan label milik Tencent yang akan menangani distribusi global untuk game tersebut. Dengan kolaborasi ini, Shift Up tetap mendapatkan dukungan distribusi internasional sambil secara bertahap membangun kemampuan self-publishing mereka sendiri.

Di sisi lain, masa depan proyek Shift Up bisa saja berbeda. Studio tersebut saat ini juga sedang mengembangkan sekuel Stellar Blade, dan hingga kini belum ada pengumuman resmi mengenai publisher untuk proyek tersebut. Jika strategi self-publishing Shift Up benar-benar dijalankan secara penuh, bukan tidak mungkin game berikutnya dari Shift Up akan dirilis langsung oleh mereka sendiri di pasar global.