Keputusan PlayStation menutup Bluepoint Games mengejutkan banyak penggemar game, terutama karena studio ini dikenal lewat kesuksesan Demon’s Souls Remake di era konsol terbaru. Penutupan ini menjadi sorotan besar di industri game karena Bluepoint Games selama ini dianggap sebagai salah satu studio paling ahli dalam mengembangkan remake berkualitas tinggi untuk platform PlayStation, termasuk proyek ambisius seperti Demon’s Souls Remake yang menjadi salah satu judul penting di awal generasi PS5.
Penutupan Bluepoint Games oleh PlayStation
Keputusan PlayStation untuk menutup Bluepoint Games menjadi kabar yang cukup mengejutkan di industri game, terutama bagi penggemar Demon’s Souls Remake. Informasi ini pertama kali dilaporkan oleh jurnalis Bloomberg, Jason Schreier, yang menyebut bahwa sekitar 70 developer di Bluepoint Games terdampak oleh keputusan tersebut dan harus kehilangan pekerjaan mereka di bawah naungan PlayStation.
Langkah ini terasa mengejutkan karena Bluepoint Games baru sekitar lima tahun resmi bergabung dengan PlayStation Studios. Selama berada di bawah PlayStation, studio ini dikenal luas lewat kualitas pengerjaan remake game yang sangat detail, terutama melalui proyek Demon’s Souls Remake yang menjadi salah satu peluncuran penting bagi konsol generasi baru PlayStation.
Dalam pernyataan resminya, perwakilan PlayStation menyebut Bluepoint Games sebagai tim yang sangat berbakat dengan kemampuan teknis tinggi dalam mengembangkan game. Mereka juga menyampaikan terima kasih atas dedikasi, kreativitas, serta kontribusi besar Bluepoint Games terhadap ekosistem PlayStation, termasuk keberhasilan Demon’s Souls Remake yang mendapat banyak pujian dari komunitas game.
Proyek Game yang Tidak Pernah Terwujud
Setelah kesuksesan Demon’s Souls Remake, banyak penggemar PlayStation menunggu pengumuman game baru dari Bluepoint Games. Namun sejak saat itu, studio tersebut belum pernah secara resmi mengumumkan proyek besar berikutnya untuk platform PlayStation, meskipun mereka sempat membantu proses pengembangan game lain.
Salah satu kontribusi Bluepoint Games setelah Demon’s Souls Remake adalah membantu pengembangan God of War Ragnarök, sebuah game besar dari PlayStation yang mendapat sambutan positif dari pemain. Di sisi lain, banyak fans juga berharap Bluepoint Games suatu hari akan mengerjakan remaster Bloodborne, salah satu game eksklusif PlayStation yang sangat populer.
Pembatalan Game Live-Service
Menurut laporan Bloomberg, Bluepoint Games sebenarnya sedang mengembangkan sebuah game live-service yang mengambil latar dari semesta God of War milik PlayStation. Namun proyek game tersebut akhirnya dibatalkan pada awal 2025, sehingga masa depan Bluepoint Games di dalam keluarga PlayStation mulai dipertanyakan.
Setelah pembatalan proyek game live-service tersebut, Bluepoint Games disebut sempat mengajukan beberapa proposal game baru kepada petinggi PlayStation, termasuk Herman Hulst. Namun hingga akhirnya keputusan penutupan diumumkan, tidak ada satu pun proposal game dari Bluepoint Games yang mendapatkan persetujuan dari pihak PlayStation.
Penutupan di Tahun Ulang Tahun ke-20
Situasi ini terasa semakin pahit karena Bluepoint Games sebenarnya sedang merayakan ulang tahun ke-20 sejak pertama kali didirikan pada tahun 2006. Selama dua dekade, Bluepoint Games dikenal sebagai studio spesialis remake game berkualitas tinggi, terutama melalui proyek besar seperti Demon’s Souls Remake untuk PlayStation.
Berakhirnya perjalanan Bluepoint Games menambah daftar panjang studio game besar yang harus tutup dalam beberapa tahun terakhir. Bagi komunitas PlayStation, kehilangan studio di balik Demon’s Souls Remake ini menjadi salah satu momen paling mengejutkan dalam perkembangan industri game modern.
Rekomendasi
Update Terbaru Todd Howard Soal Elder Scrolls VI
2 jam yang lalu
Performa Game Unreal Engine 5 dan Kondisi Industri
2 jam yang lalu
CyberConnect2 Prioritaskan IP Original dalam Game
3 jam yang lalu
Xenoblade Chronicles X: Definitive Edition Hadir di Switch 2
3 jam yang lalu