Penampilan Ado di Konser K-Pop di Jepang Picu Amarah Penonton
Penyanyi anonim Ado, yang dijadwalkan menjadi pemungkas (headliner) acara malam itu, terpaksa menutup konser dalam suasana yang jauh dari perayaan meriah akibat kombinasi aturan ketat panggung dan koordinasi penutupan acara yang dinilai mengecewakan.
Perhelatan festival musik INKIGAYO LIVE hari kedua di Belluna Dome, Saitama, diwarnai gelombang cemoohan dan ketidakpuasan dari para penonton. Penyanyi anonim Ado, yang dijadwalkan menjadi pemungkas (headliner) acara malam itu, terpaksa menutup konser dalam suasana yang jauh dari perayaan meriah akibat kombinasi aturan ketat panggung dan koordinasi penutupan acara yang dinilai mengecewakan.
Pemicu Ketegangan: Pengamanan Ekstrem hingga Larangan Teropong
Potensi gesekan antara audiens K-Pop dan aturan manajemen Ado sudah terasa sejak masa persiapan panggung (set-up), bahkan ketika girl group IVE masih berada di atas panggung:
-
Struktur Panggung Tertutup: Tim produksi mendirikan kotak/struktur tertutup khusus di atas panggung yang menjadi ciri khas Ado demi menjaga kerahasiaan identitas visualnya.
-
Protokol Keamanan Ketat: Penyelenggara menerapkan aturan yang sangat ketat. Selain melarang pengambilan foto dan rekaman video, penonton bahkan dilarang menggunakan teropong (binoculars) untuk mencoba mengintip ke dalam celah struktur panggung.
Pemilihan Lagu dan Insiden Pembatalan Encore Bersama



Ado membuka penampilannya lewat lagu "Monstruo" dan memilih menutup aksi panggungnya dengan lagu "Odoru Ponpokolin" versi aransemen Hyadain yang menjadi lagu tema pembuka anime Chibi Maruko-chan.
Puncak kekecewaan penonton pecah tepat setelah lagu penutup tersebut selesai:
-
Tanpa Greeting Bersama: Berbeda dari hari pertama di mana seluruh pengisi acara naik ke atas panggung secara bersama-sama untuk menyapa penonton di akhir festival, acara hari kedua mendadak dihentikan.
-
Pengusiran Pengunjung: Lampu arena langsung dinyalakan secara tiba-tiba dan pengeras suara menginstruksikan seluruh penonton untuk segera mengosongkan Belluna Dome.
Ketidakpuasan atas larangan teropong, pilihan lagu penutup yang dinilai kurang pas untuk penutup festival K-Pop, serta ditiadakannya sesi perpisahan seluruh artis memicu sorakan cemoohan (booing) dari kerumunan sebelum mereka meninggalkan area konser.
Pembatasan Siaran Televisi
Guna meredam kontroversi agar tidak meluas ke publik, segmen penampilan Ado dipastikan dihapus dan tidak dimasukkan ke dalam siaran televisi resmi INKIGAYO LIVE, sehingga insiden cemoohan tersebut hanya disaksikan oleh penonton yang hadir secara langsung di lokasi.
Profil Singkat Ado

Ado merupakan salah satu solois paling berpengaruh di industri musik Jepang modern yang konsisten menjaga anonimitas visualnya. Namanya melambung secara global setelah menjadi pengisi suara vokal karakter Uta dalam film One Piece Film Red (2022). Versi lagu "Odoru Ponpokolin" yang dibawakannya sendiri pertama kali dirilis pada Desember 2025 sebagai lagu tema resmi Chibi Maruko-chan.
Rekomendasi
10 Oktober Resmi Ditetapkan Sebagai "Hari Gintama" oleh Asosiasi Peringatan Jepang
1 hour ago
milet Ungkap Alasan Hiatus 2025 Karena Sempat Didiagnosis Depresi
1 week ago
Masahiro Sakurai Hentikan "Game Designers Award" di Japan Game Awards Usai 16 Tahun
1 week agoSeiyuu Sumire Uesaka Mendapatkan Surat Ancaman Pembunuhan
1 week ago
Komentar
0 komentar di artikel ini
Komentar memakai akun Mokultur agar moderasi dan identitas komunitas tetap rapi.