VTuber

Seorang Pekerja 36 Tahun di Jepang Diejek Rekan Kantor Usai Mengaku Fans Hololive

Menurut ceritanya, peristiwa terjadi saat pesta minum bersama rekan kantor, kegiatan yang lazim dalam budaya kerja Jepang. Rekan-rekannya mendesaknya untuk membicarakan hobi.

šŸ‘ 5

Seputar Otaku - Seorang pekerja Jepang berusia 36 tahun mengaku diejek rekan kerjanya setelah mengungkapkan diri sebagai penggemar Hololive dalam acara sosial kantor. Kisah itu ia ceritakan sendiri dan menyoroti betapa tidak semua tempat kerja siap menerima hobi yang dianggap tidak lazim.

Menurut ceritanya, peristiwa terjadi saat pesta minum bersama rekan kantor, kegiatan yang lazim dalam budaya kerja Jepang. Rekan-rekannya mendesaknya untuk membicarakan hobi.

Laplus Darknesss Hololive Tegur Penonton yang Kelewat BatasLaplus Darknesss Hololive Tegur Penonton yang Kelewat Batas

Ia sempat menjawab samar demi menghindari topik itu, tetapi desakan dari orang-orang di sekitarnya membuatnya akhirnya mengaku sebagai penggemar berat konten Hololive.

Reaksi yang ia terima jauh dari simpati, bahkan dari rasa ingin tahu. Di tengah tawa, rekan-rekannya melontarkan komentar merendahkan, menanyakan apa yang ia lakukan saat menonton, dan membuat lelucon tidak pantas, termasuk soal ā€œpacar virtualā€ favoritnya dan dugaan bahwa ia menyimpan patung seukuran manusia di kamar.

Hololive

Ia mengaku sangat tertekan, menyayangkan kurangnya kepekaan rekan-rekannya, dan sampai kehilangan keinginan untuk berangkat kerja keesokan harinya.

Pria yang menyebut dirinya masih lajang itu juga bercerita bahwa beberapa tahun lalu ia nyaris tidak mengenal hiburan semacam ini. Keluarganya awalnya memandang hobinya dengan curiga, tetapi seiring waktu mereka belajar menoleransi dan bahkan mendukung, setelah melihat betapa ia menikmati konser langsung para kreator perempuan. Lingkungan kantornya, menurutnya, jauh dari sikap seperti itu.

Ā 

Hololive adalah agensi YouTuber virtual ternama Jepang yang dioperasikan Cover Corporation. Lewat avatar animasi 2D dan 3D, para talenta menyiarkan gim, obrolan langsung, rilisan musik, dan konser berskala besar, sehingga menjadi salah satu pilar penting hiburan digital dalam budaya pop masa kini.

Komentar

0 komentar di artikel ini

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.