Pop Kultur

User X Asal Korsel Sebut Anime dan Gim Bukan Bagian dari "Pop Culture"

Pengguna X dengan akun @Figmk2 tersebut mengeluarkan pernyataan kontroversial dengan menyebut bahwa anime, manga, dan gim hanyalah sebatas hiburan.

šŸ‘ 1

Sebuah unggahan dari seorang pengguna platform X asal Korea Selatan memicu diskusi hangat di kalangan netizen internasional. Perdebatan ini bermula saat ia menanggapi komentar yang memuji Jepang atas pencapaian di bidang anime, manga, dan gim—sambil tetap mengkritik aspek politik negara tersebut.

Pengguna X dengan akun @Figmk2 tersebut mengeluarkan pernyataan kontroversial dengan menyebut bahwa anime, manga, dan gim hanyalah sebatas hiburan (entertainment) semata dan tidak bisa dikategorikan sebagai budaya populer (pop culture).

Perbandingan Budaya Korea Selatan vs. Jepang

Jepang

Dalam pandangannya, Figmk2 menganggap Jepang mengalami ketertinggalan secara budaya karena terlalu mengandalkan ketiga industri tersebut sebagai simbol kebanggaan nasional.

Ia membandingkannya dengan Korea Selatan yang dinilai lebih unggul di panggung global lewat media mainstream:

  • Film & Musik: Keberhasilan membawa produk budaya seperti K-Pop dan perfilman Korea ke ranah global secara lebih masif dan inklusif.

  • Sindiran untuk Gim Korsel: Ia bahkan menyeret gim populer buatan pengembang Korea Selatan seperti Blue Archive dan Goddess of Victory: Nikke. Menurutnya, gim-gim tersebut hanya memanfaatkan gaya estetika anime Jepang agar bisa sukses di pasar Negeri Sakura.

Hujatan dan Kritik dari Netizen

Pernyataan tersebut mendulang gelombang kritik tajam dari komunitas pengguna X global maupun netizen lokal.

Banyak pihak menganggap pandangan @Figmk2 terlalu dangkal dan kontradiktif. Kritik utama yang dilayangkan meliputi:

  1. Merendahkan Nilai Seni: Mengabaikan kontribusi besar industri anime dan gim dalam membentuk tren subculture global selama berdekade-dekade.

  2. Definisi Budaya Populer yang Keliru: Industri hiburan seperti gim dan animasi merupakan bagian integral dari pop culture modern yang memiliki pengaruh ekonomi dan sosial sangat besar di tingkat dunia.

Komentar

0 komentar di artikel ini

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.