Nijiro Murakami Diserahkan ke Jaksa atas Dugaan Penganiayaan terhadap Mantan Kekasih
Berdasarkan laporan media Jepang, Kantor Polisi Harajuku menyerahkan berkas perkara Murakami kepada pihak kejaksaan pada 26 Juni.
Daftar Isi
Aktor Jepang Nijiro Murakami dikabarkan telah diserahkan ke jaksa oleh Kepolisian Metropolitan Tokyo atas dugaan kasus penganiayaan terhadap seorang perempuan yang merupakan mantan kekasihnya. Peristiwa tersebut diduga terjadi di kediaman Murakami di Distrik Shibuya, Tokyo, pada 2024.
Berdasarkan laporan media Jepang, Kantor Polisi Harajuku menyerahkan berkas perkara Murakami kepada pihak kejaksaan pada 26 Juni. Aktor berusia 29 tahun itu diduga melakukan tindak kekerasan terhadap korban dalam beberapa kesempatan antara Maret hingga Mei 2024.
Diduga Lakukan Kekerasan Fisik Berulang
Menurut hasil penyelidikan, Murakami diduga melakukan kekerasan fisik terhadap korban sebanyak empat kali di rumahnya. Bentuk kekerasan yang dilaporkan meliputi menjambak rambut korban, membenturkan kepalanya ke jendela, hingga memukul wajahnya.
Akibat tindakan tersebut, korban mengalami luka serius yang membutuhkan waktu lebih dari satu bulan untuk pulih.
Kasus ini mulai diproses setelah korban melaporkan dugaan penganiayaan tersebut kepada pihak kepolisian pada awal tahun 2026.
Nijiro Murakami Akui Perbuatannya

Dalam proses pemeriksaan, Murakami dilaporkan mengakui tuduhan yang diarahkan kepadanya.
Ia disebut telah memberikan keterangan kepada penyidik bahwa dirinya memang telah melukai korban.
"Tidak diragukan lagi bahwa saya telah melukainya," demikian isi pernyataan Murakami yang dikutip media Jepang.
Penayangan Drama Baru Ditunda
Kasus yang menjerat Murakami juga berdampak pada jadwal penayangan proyek akting terbarunya.
Sebelumnya, ia diumumkan sebagai pemeran utama dalam episode perdana drama antologi "Strange – Junji Ito's Strange Stories That Keep You Up at Night" produksi TV Tokyo yang dijadwalkan tayang pada 3 Juli.
Namun, setelah kabar penyerahan kasus ke kejaksaan mencuat, pihak TV Tokyo memutuskan untuk menunda penayangan sekaligus distribusi episode pertama drama tersebut.
"Kami telah memutuskan untuk menunda penayangan dan streaming episode pertama yang semula dijadwalkan tayang pada 3 Juli," ujar perwakilan divisi hubungan masyarakat TV Tokyo.
Agensi Berikan Pernyataan Resmi
Agensi yang menaungi Murakami turut merilis pernyataan terkait kasus tersebut.
Dalam keterangannya, pihak agensi menyebut insiden itu berawal dari persoalan antara Murakami dan seorang perempuan yang pernah menjalin hubungan dengannya. Mereka mengaku masih melakukan penyelidikan internal untuk memastikan seluruh fakta yang terjadi.
Meski demikian, agensi mengakui bahwa tindakan Murakami dinilai telah melampaui batas.
"Tampaknya tindakannya saat berusaha menghentikan perilaku bermasalah dari perempuan tersebut dilakukan secara berlebihan," tulis pihak agensi.
Mereka juga menyampaikan permohonan maaf kepada publik serta menyatakan akan mengevaluasi aktivitas Murakami ke depan.
"Kami akan mempertimbangkan aktivitasnya di masa mendatang. Ia juga sangat menyesali apa yang telah terjadi. Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas insiden ini."
Sempat Vakum karena Masalah Kesehatan
Sebelum kasus ini mencuat, Murakami sempat menghentikan sementara aktivitasnya di dunia hiburan sejak Maret 2023 karena masalah kesehatan fisik dan mental.
Selama masa pemulihan, ia diketahui menghabiskan waktu di luar Tokyo untuk fokus menjalani rehabilitasi. Murakami kemudian mulai kembali aktif berakting secara bertahap pada 2024.
Profil Singkat Nijiro Murakami
Nijiro Murakami merupakan putra dari aktor Jun Murakami dan penyanyi UA. Ia memulai debut akting pada 2014 dan dikenal sebagai salah satu aktor muda berbakat di Jepang.
Sepanjang kariernya, Murakami telah membintangi berbagai film dan serial televisi, termasuk drama NHK Come Come Everybody. Ia juga dikenal luas oleh penggemar internasional berkat perannya sebagai Chishiya dalam serial live-action Alice in Borderland.
Kasus hukum yang kini dihadapinya menjadi sorotan publik Jepang dan diperkirakan akan memengaruhi kelanjutan aktivitas profesionalnya di industri hiburan.
Rekomendasi
Mantan Guru di Jepang Ditangkap, Kirim Hampir 200 Email Tak Pantas kepada Siswi
2 hours ago
Kuil Jepang Terbakar Hebat, Api Suci 1.200 Tahun Selamat
1 month ago
Ferdinand Marcos Jr. Disambut Kekaisaran Jepang Saat Kunjungan Bersejarah
1 month ago
Pria di Jepang Ditangkap Usai Diduga Membakar Masjid di Hokkaido
1 week ago
Komentar
0 komentar di artikel ini
Komentar memakai akun Mokultur agar moderasi dan identitas komunitas tetap rapi.