Seiyuu Alya, Sumire Uesaka Akan Tampil di Ring Gulat Tokyo Joshi Pro-Wrestling
Uesaka, yang dikenal lewat perannya sebagai Alisa Mikhailovna Kujou di anime Alya Sometimes Hides Her Feelings in Russian serta sebagai Lum dalam remake Urusei Yatsura (2022), akan memasuki ring pada 29 Maret 2026 di arena legendaris Ryogoku Kokugikan.
Seputar Otaku - Industri hiburan Jepang kembali menghadirkan kolaborasi unik. Aktris pengisi suara dan penyanyi populer Sumire Uesaka mengumumkan bahwa ia akan berpartisipasi dalam acara gulat profesional Grand Princess ’26 yang digelar oleh Tokyo Joshi Pro-Wrestling.

Uesaka, yang dikenal lewat perannya sebagai Alisa Mikhailovna Kujou di anime Alya Sometimes Hides Her Feelings in Russian serta sebagai Lum dalam remake Urusei Yatsura (2022), akan memasuki ring pada 29 Maret 2026 di arena legendaris Ryogoku Kokugikan.
Partisipasi ini berawal dari momen unik ketika Uesaka secara spontan muncul di depan sebuah pusat perbelanjaan di Tokyo dan menantang staf promosi gulat dengan membawa apa yang ia sebut sebagai “pedang misterius”. Ia kemudian meminta tempat dalam pertandingan Battle Royal untuk Ironman Heavymetalweight Championship.

Sabuk tersebut dikenal sebagai salah satu gelar paling unik di dunia gulat Jepang. Dengan aturan 24/7, siapa pun—bahkan benda mati—dapat menjadi juara kapan saja. Uesaka sendiri pernah merasakan pengalaman tersebut pada April tahun lalu, ketika ia berhasil memenangkan gelar itu dalam sebuah acara sebelum akhirnya kehilangan sabuk tersebut kurang dari sehari kemudian.
Dalam acara Grand Princess ’26, Uesaka akan masuk ke pertandingan dengan sistem “delayed entry”, bergabung di tengah kekacauan Battle Royal melawan pegulat profesional dan tamu kejutan lainnya.
Pengumuman ini langsung memicu reaksi antusias di media sosial. Banyak penggemar bercanda bahwa Uesaka mungkin akan menggunakan kemampuan akting suaranya untuk mengintimidasi lawan dengan dialog dramatis ala anime sebelum melakukan serangan di ring.
Kolaborasi antara dunia seiyuu dan gulat profesional ini menjadi contoh lain bagaimana industri hiburan Jepang sering memadukan berbagai budaya pop dalam satu panggung yang unik dan penuh kejutan.
Rekomendasi
HoYoverse Untung Sekitar Rp91 Miliar Hanya dari Kasus Leak di Tahun 2025
1 jam yang lalu
Eiichiro Oda Tolak Desain Awal Chopper di Live-Action One Piece, Dinilai Terlalu “Realistis”
1 jam yang lalu
Kritikus Musik Jepang Soroti Ketergantungan J-Pop pada Lagu Tema Anime
1 jam yang lalu