Berita

Kabar Duka Dunia Pacuan: Kuda Balap Tsurumaru Tsuyoshi Meninggal Karena Usia

Informasi ini diumumkan secara resmi oleh pihak Yoshino Farm di Prefektur Miyazaki, tempat perawatan kuda pejantan tersebut selama beberapa tahun terakhir.

👁 11
Daftar Isi
  1. Perjalanan Karier dan Kemenangan Spektakuler
  2. Masa Pensiun dan Pengabdian Terakhir

Kabar duka menyelimuti dunia pacuan kuda Jepang setelah kuda balap Tsurumaru Tsuyoshi meninggal dunia di usia 31 tahun karena faktor usia.

Informasi ini diumumkan secara resmi oleh pihak Yoshino Farm di Prefektur Miyazaki, tempat perawatan kuda pejantan tersebut selama beberapa tahun terakhir.

Semasa hidupnya, kuda jantan ini dikenal luas sebagai salah satu keturunan Symboli Rudolf yang sukses mencatatkan prestasi memukau di panggung balap profesional.

Perjalanan Karier dan Kemenangan Spektakuler

tsurumaru tsuyoshi

Perjalanan karier sang legenda dimulai sejak debut pertamanya pada Mei 1998 di bawah naungan pelatih Hisao Nibun.

Nama kuda ini langsung meroket setelah berhasil meraih gelar juara pertama di ajang Asahi Challenge Cup pada tahun 1999.

Tidak berhenti di situ, ia kembali menorehkan tinta emas dalam ajang Kyoto Daishoten 1999 setelah tampil mengagumkan dengan mengalahkan nama-nama ikonik seperti Mejiro Bright, TM Opera O, Stay Gold, hingga Special Week.

Secara keseluruhan, rekor balap Tsurumaru Tsuyoshi mencatatkan 5 kali kemenangan dari total 11 kali partisipasi balapan resmi.

Sayangnya, momen tragis terjadi pada ajang Arima Kinen tahun 2000. Ia mengalami cedera serius pada bagian ligamen kaki depan kirinya yang memaksanya harus pro-pull out di tengah pertandingan.

Balapan emosional tersebut akhirnya menjadi penampilan penutupnya sebelum resmi pensiun dari dunia pacuan.

Masa Pensiun dan Pengabdian Terakhir

Setelah gantung sepatu dari dunia kompetitif, perjalanan sang legenda kuda pacu Jepang ini tidak lantas berhenti. Ia sempat dipercaya mengemban tugas sebagai kuda penuntun (lead pony) di Arena Pacuan Kuda Kyoto untuk membantu kelancaran ajang balap lainnya.

Memasuki masa purnabakti, ia akhirnya diboyong ke Yoshino Farm pada tahun 2017 untuk menghabiskan masa tuanya dengan perawatan penuh kasih sayang hingga akhir hayatnya. Selamat jalan, Tsurumaru Tsuyoshi.

Komentar

0 komentar di artikel ini

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.