Berita

Kini Nintendo Resmi Masuk Indonesi Melalui Perilisan Switch 1 dan 2 pada Desember Mendatang

Kepastian ini disampaikan secara langsung oleh Nintendo Singapore Pte. Ltd. bersama Nintendo Co., Ltd. sebagai langkah strategis dalam memperluas jangkauan operasional resmi mereka di pasar Asia Tenggara.

👁 5
Daftar Isi
  1. Kerja Sama dengan Salim Group dan Garansi Resmi
  2. Jajaran Gim Papan Atas dan Rencana Nintendo eShop

Kabar gembira yang telah lama dinantikan oleh para gamer Tanah Air akhirnya terwujud. Perangkat Nintendo Switch dan Switch 2 resmi masuk Indonesia Desember 2026 mendatang.

Kepastian ini disampaikan secara langsung oleh Nintendo Singapore Pte. Ltd. bersama Nintendo Co., Ltd. sebagai langkah strategis dalam memperluas jangkauan operasional resmi mereka di pasar Asia Tenggara.

Kerja Sama dengan Salim Group dan Garansi Resmi

Dalam mengoperasikan layanannya di Tanah Air, raksasa gim asal Jepang ini menggandeng distributor resmi Nintendo PT Nusantara Interactive Niaga, yakni anak perusahaan di bawah naungan Salim Group.

Langkah penunjukan Nintendo resmi Indonesia Salim Group ini memangkas ketergantungan konsumen lokal terhadap jalur impor paralel maupun toko pihak ketiga (third-party seller).

Kehadiran jalur distribusi langsung ini memberikan kepastian besar terkait ketersediaan stok, harga pasar yang lebih terukur, hingga jaminan layanan purna jual serta garansi resmi Nintendo Switch Indonesia yang lebih jelas dan terjamin.

Jajaran Gim Papan Atas dan Rencana Nintendo eShop

Bersamaan dengan peluncuran konsolnya, beberapa judul gim besar juga dipastikan siap menyapa pemain lokal. Proyek The Legend of Zelda: Ocarina of Time Remake kembali dikonfirmasi bakal meluncur pada tahun ini.

Tak hanya itu, lini gim monster populer seperti rilis Pokemon Winds and Waves Indonesia dipastikan akan menyambangi pasar lokal secara day-one bersamaan dengan gim Pokémon terbaru lainnya.

Meski distribusi konsol fisik dan gim fisik sudah dipastikan siap pada akhir tahun, layanan pembelian digital Nintendo eShop region Indonesia dikabarkan belum bisa beroperasi secara langsung pada hari pertama rilis.

Pihak Nintendo mengonfirmasi bahwa ekosistem digital tersebut akan hadir menyusul di masa mendatang dengan jadwal terpisah yang akan diumumkan kemudian.

Langkah ekspansi ini tentu menjadi angin segar bagi komunitas pencinta gim di Indonesia yang merindukan kemudahan akses serta perlindungan konsumen resmi dari prinsipal Nintendo.

Komentar

0 komentar di artikel ini

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.