Seorang Pria Berusia 35 Tahun Ditangkap Karena Mengancam di Kantor Gubernur Akibat Tidak Bisa Menonton Anime
Pria berusia 35 tahun bernama Joseph Roy Ozment ditangkap oleh pihak berwajib usai diduga melayangkan ancaman kekerasan ke staf kantor Gubernur Greg Abbott.
Daftar Isi
Aksi nekat seorang warga negara Amerika Serikat berakhir fatal setelah kasus ancaman pejabat Texas verifikasi anime menyeretnya ke meja hijau.
Pria berusia 35 tahun bernama Joseph Roy Ozment ditangkap oleh pihak berwajib usai diduga melayangkan ancaman kekerasan ke staf kantor Gubernur Greg Abbott.
Insiden ini dipicu oleh kemarahannya saat gagal menembus sistem pembatasan usia yang menghalanginya mengakses situs penyedia layanan tayangan animasi Jepang.
Kronologi Pembatasan Akses Crunchyroll dan Pesan Ancaman

Awal mula insiden ini terungkap dari dokumen pengadilan yang membeberkan kronologi penangkapan Joseph Roy Ozment Texas tersebut.
Pada 25 Juli lalu, Ozment meninggalkan pesan suara berisi ancaman penikaman terhadap staf pemerintah jika regulasi batas usia pengguna platform digital tidak segera dicabut.
Ozment mengaku emosinya meluap saat berusaha menonton serial melalui aturan verifikasi usia Crunchyroll, di mana sistem terus-menerus menolak verifikasi akun Google miliknya meskipun ia sudah berusia di atas 18 tahun.
Saat diwawancarai oleh media lokal ABC13, Ozment berdalih sedang mengalami masalah kesehatan mental saat menelepon dan mengaku tidak mengingat detail kata-kata yang diucapkannya.
Namun, bukti rekaman yang dikantongi Departemen Keamanan Publik Texas (DPS) secara eksplisit menunjukkan adanya indikasi ancaman kekerasan kantor Gubernur Abbott yang membahayakan keselamatan staf.
Regulasi Digital Texas dan Ancaman Hukuman 10 Tahun Penjara
Eskalasi kasus ini berakar dari penerapan hukum pembatasan akses anime Texas yang baru saja disahkan oleh pemerintah setempat.
Regulasi ketat tersebut mewajibkan berbagai platform digital, termasuk streaming animasi, untuk memperketat verifikasi usia pengguna guna menyaring konten yang dinilai kurang sesuai untuk anak di bawah umur.
Kasus Ozment menjadi salah satu contoh penegakan hukum paling ekstrem yang timbul dari pengetatan aturan internet tersebut.
Akibat perbuatannya, Ozment melanggar hukum pidana atas tuduhan melakukan ancaman terorisme dengan maksud memengaruhi kebijakan pemerintah (kejahatan tingkat tiga).
Pasca-ditangkap di Cypress, ia akhirnya dibebaskan sementara dengan jaminan $5.000 dengan syarat wajib menjalani evaluasi psikologis, menyerahkan senjata api, serta dilarang mendekati area Gedung Capitol Texas.
Jika terbukti bersalah dalam persidangan mendatang, Ozment terancam denda hingga US$10.000 dan hukuman penjara maksimal 10 tahun.
Rekomendasi
Komdigi Tetapkan Valorant, NIKKE, dan Discord sebagai Platform dengan Resiko Tinggi bagi Anak-anak
1 week ago
Kini Nintendo Resmi Masuk Indonesi Melalui Perilisan Switch 1 dan 2 pada Desember Mendatang
1 month ago
Dukcapil Ungkap Banyak Orang Indonesia Memakai Nama Karakter Anime, Uzumaki Jadi yang Terbanyak
1 month ago
Influencer K-pop Mina Chan Meninggal Dunia Usai Siaran Langsung
1 month ago
Komentar
0 komentar di artikel ini
Komentar memakai akun Mokultur agar moderasi dan identitas komunitas tetap rapi.