Game

Stranger Than Heaven: RGG Studio Gabungkan Trilogi dalam Satu Game

Menarik! RGG Studio mengungkap rencana awal Stranger Than Heaven sebagai trilogi kisah Makoto Daito. Simak fakta menarik game ini di sini.

👁 20
Daftar Isi
  1. Menguak Rencana Awal Stranger Than Heaven Sebagai Trilogi
  2. Detail Era dan Keunikan Desain Dunia

Kehadiran game “Stranger Than Heaven” kini menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar setia “RGG Studio” yang menantikan petualangan epik dari protagonis “Makoto Daito”. Kabar ini mencuat setelah Masayoshi Yokoyama, pimpinan studio tersebut, membagikan informasi mengenai latar belakang pengembangan proyek ambisius ini dalam sebuah wawancara eksklusif bersama media Jepang, Denfaminicogamer. Banyak penggemar merasa terkejut mengetahui bahwa skala narasi yang disuguhkan ternyata jauh lebih masif dari dugaan awal, melibatkan perjalanan lintas waktu yang panjang.

Menguak Rencana Awal Stranger Than Heaven Sebagai Trilogi

Proyek “Stranger Than Heaven” sebenarnya sempat direncanakan oleh pihak “RGG Studio” untuk dirilis sebagai sebuah trilogi yang utuh. Masayoshi Yokoyama membeberkan bahwa keputusan awal tersebut diambil karena tim pengembang menyadari betapa luas dan kompleksnya kisah “Makoto Daito” yang ingin disampaikan kepada para pemain. Sang protagonis digambarkan akan menempuh perjalanan hidup selama 50 tahun, melintasi lima era yang berbeda, serta menjelajahi lima kota besar yang memiliki karakteristik unik tersendiri, sehingga dianggap terlalu luas untuk dituangkan dalam satu judul saja.

Namun, tim pengembang di “RGG Studio” akhirnya mengambil langkah berani dengan menggabungkan seluruh alur cerita trilogi tersebut ke dalam satu judul “Stranger Than Heaven” yang solid. Keputusan strategis ini dilakukan agar pemain dapat menikmati pengalaman naratif “Makoto Daito” secara utuh tanpa harus menunggu rilis seri lanjutannya. Yokoyama menjelaskan bahwa perubahan rencana ini justru membuat konten permainan menjadi jauh lebih masif dan padat dibandingkan dengan visi awal pengembangan yang sempat disusun oleh tim kreatif mereka.

Setiap lokasi yang hadir dalam “Stranger Than Heaven” diklaim memiliki skala yang sebanding dengan luas peta dari game-game “RGG Studio” sebelumnya, seperti seri Like a Dragon. Meskipun ukurannya terasa megah, struktur area dan tingkat kepadatan objek di dalamnya akan dirancang menyesuaikan dengan latar waktu era yang ditampilkan. Dengan demikian, pemain akan merasakan perbedaan atmosfer yang sangat kontras saat menjelajahi kota di setiap periode sejarah yang berbeda dalam perjalanan “Makoto Daito” yang panjang.

Detail Era dan Keunikan Desain Dunia

Dalam game “Stranger Than Heaven”, pemain akan dibawa melintasi lima latar waktu yang krusial dan memiliki nilai historis yang kental. Lima era tersebut mencakup Kokura pada tahun 1915, Kure pada tahun 1929, Osaka Minami pada tahun 1943, Atami pada tahun 1951, dan berakhir di Shinjuku pada tahun 1965. Fokus utama “RGG Studio” adalah memastikan setiap periode waktu yang dilewati oleh “Makoto Daito” terasa hidup dan autentik, meskipun tetap mempertahankan elemen fiksi yang menjadi ciri khas pengembangan narasi mereka.

Lebih lanjut, tim pengembang telah menambahkan lebih banyak gedung yang bisa dimasuki dibandingkan dengan judul-judul “RGG Studio” terdahulu, memberikan kebebasan eksplorasi lebih luas bagi pemain “Stranger Than Heaven”. Walaupun demikian, jumlah tempat bermain atau aktivitas sampingan tertentu akan lebih sedikit untuk menyesuaikan dengan keterbatasan latar sejarah pada era tersebut. “Makoto Daito” akan menavigasi dunia yang tidak sepenuhnya akurat secara historis, melainkan sebuah versi fiksi yang dirancang agar tetap menarik untuk dieksplorasi oleh pemain.

Silver Palace Buka Pendaftaran Closed Beta Terbaru untuk PCSilver Palace Buka Pendaftaran Closed Beta Terbaru untuk PC

Masayoshi Yokoyama juga menegaskan bahwa “Stranger Than Heaven” tidak ditujukan sebagai rekreasi sejarah yang kaku, melainkan sebagai karya fiksi yang menjaga elemen esensial dari periode aslinya. Untuk memberikan pemahaman lebih mendalam, “RGG Studio” berencana memberikan kesempatan bagi fans untuk mencoba langsung demo permainan ini. Kehadiran game tersebut telah dipastikan akan tampil di Tokyo Game Show dengan presentasi khusus yang disiapkan untuk mengupas konsep serta arah pengembangan cerita dari petualangan “Makoto Daito”.

Komentar

0 komentar di artikel ini

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.