Game

Game Cinder City Ubah Spesifikasi PC, RAM Turun Tapi GPU Malah Naik!

Sempat viral karena minta RAM raksasa, game PC Cinder City kini mengubah spesifikasinya di Steam dengan menaikkan rekomendasi kartu grafis ke RTX 4070.

👁 11
Daftar Isi
  1. Analisis Pergeseran Kebutuhan Perangkat Keras Game Cinder City
  2. Penurunan Tuntutan Memori Utama dan Peningkatan Kebutuhan Unit Pemroses Grafis
  3. Misteri Tanpa Klarifikasi Resmi dari Pihak Pengembang dan Penerbit

Perkembangan industri permainan video modern terus mendorong batas kemampuan perangkat keras komputer secara signifikan, salah satunya terlihat pada penyesuaian Spesifikasi PC untuk game terbaru berjudul Cinder City. Pengembang baru saja memperbarui detail komponen yang dibutuhkan, termasuk keputusan untuk menetapkan standar RAM 32 GB sebagai batas minimum maupun rekomendasi teranyar. Penyesuaian ini memicu perbincangan hangat di kalangan komunitas pemain komputer yang selalu memantau perkembangan performa komponen digital terkini.

Analisis Pergeseran Kebutuhan Perangkat Keras Game Cinder City

Sebagai sebuah proyek ambisius yang dikembangkan oleh Big Fire Games dan diterbitkan oleh NC, kehadiran Cinder City di platform Steam langsung memikat perhatian publik global. Permainan ini mengusung genre open-world co-op PvE dengan latar belakang kota Seoul di masa depan yang sangat futuristik, di mana para pemain diwajibkan untuk saling bekerja sama guna menghadapi dan membasmi berbagai macam makhluk mutasi yang berbahaya. Kualitas visual dari mahakarya ini dirancang dengan sangat menawan karena dibangun menggunakan teknologi canggih Unreal Engine 5. Demi menjalankan visual yang memukau tersebut, pihak pengembang menetapkan kriteria Spesifikasi PC yang tergolong sangat masif dan berat bagi standar komputer saat ini. Kebutuhan perangkat tersebut langsung memicu diskusi karena standar performa yang diminta mewajibkan kesiapan sistem yang prima, termasuk tuntutan memori berkapasitas besar seperti RAM 32 GB yang kini menjadi fokus utama di halaman toko digital mereka.

 

Cinder City

 

Sebelum adanya pembaruan terbaru, halaman resmi di Steam sempat mencantumkan data yang sangat mengejutkan bagi sebagian besar komunitas pemain komputer di seluruh dunia. Pada awalnya, pengembang menuliskan angka RAM 32 GB hanya sebagai kebutuhan paling minimum, sementara untuk rekomendasi idealnya tertulis angka yang fantastis yaitu mencapai 64 GB. Kejadian tersebut langsung membuat Cinder City menjadi bahan perbincangan hangat karena diduga kuat akan menjadi game PC pertama dalam sejarah Steam yang berani merekomendasikan memori sebesar itu. Ketakutan para pemain sangat beralasan, mengingat mayoritas judul AAA paling modern saat ini, seperti “Forza Horizon 6”, “007 First Light”, “Death Stranding 2”, “Resident Evil Requiem”, hingga “Crimson Desert”, sejauh ini terbukti hanya merekomendasikan penggunaan memori sebesar 16 GB saja. Sontak saja, tuntutan Spesifikasi PC awal yang sangat tidak biasa tersebut langsung memicu kepanikan sekaligus kekaguman atas potensi kualitas visual yang ditawarkan oleh tim pengembang.

Penurunan Tuntutan Memori Utama dan Peningkatan Kebutuhan Unit Pemroses Grafis

Melihat respons yang luar biasa dari publik setelah kabar tersebut menjadi viral, pihak penerbit NC akhirnya memutuskan untuk memperbarui informasi teknis tersebut secara langsung di platform Steam. Dalam pembaruan data yang krusial ini, konfigurasi rekomendasi memori utama akhirnya resmi diturunkan dari yang semula sebesar 64 GB menjadi RAM 32 GB saja. Walaupun angka rekomendasi tersebut sudah dipangkas setengahnya, parameter minimum untuk menjalankan game Cinder City ini nyatanya sama sekali tidak berubah dan tetap bertahan di angka yang sama tinggi. Situasi ini menunjukkan bahwa tuntutan mendasar dari Spesifikasi PC yang dibutuhkan untuk sekadar masuk ke dalam permainan masih terhitung sangat tinggi dan sangat berat, terutama jika kita membandingkannya dengan portofolio permainan modern lainnya yang pada umumnya paling mentok hanya mematok memori utama sebesar 16 GB.

Hal yang paling menarik dan tidak terduga dari perubahan kebijakan teknis ini adalah adanya kontradiksi pada bagian komponen pengolah grafis. Di saat tuntutan memori utama diturunkan ke standar RAM 32 GB, kebutuhan kartu grafis rekomendasi untuk menyokong visual Cinder City justru malah ditingkatkan secara signifikan oleh tim pengembang. Berdasarkan catatan perubahan yang ada di Steam, pihak Big Fire Games sebelumnya memberikan saran penggunaan kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 4060 bagi para pemain. Namun, dalam bagan Spesifikasi PC yang paling mutakhir, rekomendasi kartu grafis tersebut kini telah resmi bergeser naik menjadi NVIDIA GeForce RTX 4070, sebuah komponen premium yang di atas kertas menawarkan tingkat performa pengolahan visual yang jauh lebih tinggi dan tangguh demi mengatasi beban berat dari Unreal Engine 5.

Misteri Tanpa Klarifikasi Resmi dari Pihak Pengembang dan Penerbit

Hingga detik ini, fenomena perubahan mendadak pada tabel kebutuhan sistem ini masih menyisakan banyak tanda tanya besar di kalangan pengamat industri digital. Baik pihak penerbit NC maupun tim pengembang dari Big Fire Games sama sekali belum memberikan pernyataan resmi ataupun penjelasan mendetail mengenai alasan mendasar di balik perombakan Spesifikasi PC tersebut. Absennya komentar resmi ini sangat disayangkan, terutama setelah berbagai pemberitaan mengenai besaran memori awal sempat viral dan memicu perdebatan sengit di berbagai media sosial. Publik pun masih berspekulasi dan belum mendapatkan jawaban pasti mengapa rekomendasi memori 64 GB pada akhirnya dihapus total lalu digantikan dengan standar RAM 32 GB, di tengah-tengah naiknya standar kartu grafis yang harus disiapkan oleh para calon pemain Cinder City.

Komentar

0 komentar di artikel ini

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.