Seputar Otaku - Situs pembajakan anime besar, HiAnime, dilaporkan tidak lagi dapat diakses sejak awal pekan ini. Operator situs tersebut meninggalkan pesan singkat yang menandai perpisahan mereka:
“Saatnya mengucapkan selamat tinggal. Dan terima kasih atas perjalanan yang luar biasa dengan momen-momen hebat.”
Domain utama (.to) maupun situs proxy (.me) kini sama-sama tidak aktif, memicu spekulasi bahwa situs tersebut telah resmi ditutup.
Pihak administrator Discord resmi HiAnime menyatakan bahwa mereka masih memantau situasi dan berusaha mendapatkan klarifikasi lebih lanjut. Mereka juga memperingatkan pengguna agar berhati-hati terhadap penipuan donasi yang mencoba memanfaatkan situasi ini.

HiAnime sendiri dikenal sebagai salah satu situs pembajakan terbesar di dunia, bahkan melampaui trafik beberapa platform legal. Berdasarkan data Similarweb, situs ini mencatat sekitar 153,5 juta kunjungan bulanan pada Februari 2025, melampaui Crunchyroll yang berada di angka 145,8 juta.
Mayoritas pengunjung HiAnime berasal dari Amerika Serikat, diikuti oleh India dan Inggris. Popularitas besar ini juga membuatnya menjadi target pengawasan berbagai pihak, termasuk pemerintah AS, Komisi Eropa, serta Motion Picture Association yang menaungi perusahaan besar seperti Disney, Netflix, dan Warner Bros.
Penutupan ini diduga berkaitan dengan tekanan hukum yang semakin meningkat terhadap situs pembajakan. Berbeda dengan rebranding sebelumnya dari Aniwatch pada 2024, kali ini tidak ada pengalihan domain atau indikasi lanjutan operasional.
Kejadian ini juga menyusul runtuhnya situs pembajakan manga besar lainnya, Bato, yang operatornya sempat ditangkap di China.
Hilangnya HiAnime menjadi pukulan besar bagi ekosistem pembajakan, sekaligus menandai semakin ketatnya upaya global dalam memberantas distribusi konten ilegal di internet.
Rekomendasi
Natsuiro Matsuri Putuskan Hentikan Kolaborasi dengan Streamer Pria
2 jam yang lalu
Proyek Game YouTuber Jepang Terancam Gagal, Dana Puluhan Juta Yen Nyaris Habis
2 jam yang lalu
Sony Kembangkan “Protective AI” untuk Cegah Pelanggaran Hak Cipta di Era AI
2 jam yang lalu
Player Arknights: Endfield Bangun “Lingkaran Transmutasi Nasional” ala Fullmetal Alchemist
2 jam yang lalu