ESports

Bukan Cuaca, Ini yang Diantisipasi Potato PUBG Mobile di Jepang

Pemain Timnas PUBG Mobile Indonesia, Potato, mengaku cuaca Jepang tak ganggu performa di Asian Games 2026. Soal makanan, tim sudah siap bekal.

👁 6

Bertanding di negeri orang biasanya berarti harus berdamai dengan banyak hal baru, mulai dari suhu udara, menu harian, hingga kebiasaan masyarakat setempat. Namun, bagi Sharfan ‘Potato’ Syahman Shodiq, penggawa Timnas PUBG Mobile Indonesia di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang, cuaca sama sekali tidak menjadi soal. Satu-satunya hal yang sempat masuk hitungan justru urusan perut, dan itu pun sudah disiasati tim jauh sebelum turun ke arena.

Potato PUBG Mobile Bawa Bekal Makanan dari Indonesia ke Asian Games 2026

Pertanyaan soal adaptasi memang wajar diajukan kepada atlet yang tampil di luar negeri. Indonesia dan Jepang punya iklim, kuliner, dan budaya yang jauh berbeda, sehingga tidak sedikit yang menduga perbedaan itu bisa memengaruhi konsentrasi saat bertanding.

Potato PUBGM

Potato menjawab dugaan tersebut dengan santai. Menurutnya, cuaca di Jepang tidak memberi pengaruh apa pun. Ia hanya mengakui makanan Jepang berpotensi menjadi tantangan, mengingat lidah orang Indonesia sudah terbiasa dengan rasa yang kaya bumbu.

Kendati begitu, tim tidak mau mengambil risiko. Skuad Merah Putih sudah membawa persediaan makanan dari tanah air sebagai langkah antisipasi. Dengan bekal itu, Potato menilai urusan makanan pun tidak sampai mengganggu penampilannya. ‘Jadi kalau ngaruh ke performa, menurut gue nggak sih,’ ujarnya.

Udara Bebas Polusi Bikin Betah Jalan-Jalan

Alih-alih merasa terganggu, Potato justru lebih menikmati cuaca selama berada di Jepang. Alasannya sederhana, yaitu udara yang bersih dari polusi.

Potato PUBGM

Kondisi itu membuat para pemain bisa berjalan kaki dengan nyaman sambil menikmati suasana kota di sela agenda pertandingan. Bagi atlet yang sehari-hari akrab dengan hiruk pikuk dan kualitas udara kota besar di Indonesia, momen sederhana seperti ini bisa menjadi cara ampuh untuk melepas penat dan menjaga suasana hati tetap segar.

Sushi, Satu-satunya Makanan Jepang Favorit Sang Pemain PUBG Mobile

Lantas, apa saja yang sudah dicicipi Potato selama di Jepang? Ia mengaku sudah mencoba cukup banyak makanan Jepang. Namun, saat diminta menyebut favoritnya, jawabannya mantap tanpa ragu, yaitu sushi.

Potato PUBGM

Ketika ditanya apakah ada hidangan lain yang ikut masuk daftar favorit, Potato tetap pada pendiriannya. ‘Nggak ada sih, sushi doang,’ katanya singkat.

Jawaban itu terdengar polos, tetapi sekaligus menunjukkan betapa sushi berhasil mencuri hati sang pemain. Di negeri yang terkenal dengan ragam kulinernya, mulai dari ramen hingga takoyaki, Potato memilih setia pada satu pilihan saja.

Perjalanan Timnas PUBG Mobile Indonesia di Asian Games 2026

Potato tampil di Aichi-Nagoya bersama empat rekannya, yakni Fazriel ‘Yummy’ Aditya, Juventino ‘Rosemary’ Ryan Jeremy Rolos, Micho ‘Zeta’ Ananda Pratama Wijaya, dan Muh Fathyn Zilhaq ‘Snape’ Syah S. Pemain asal Surabaya itu menjadi bagian dari skuad yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Tiket ke Jepang diraih lewat babak kualifikasi Road to Asian Games 2026 di Ho Chi Minh City, Vietnam, pada 19 hingga 21 Juni 2026. Dari 23 tim peserta, Indonesia finis di peringkat kedua dan mengamankan satu dari delapan slot menuju main event.

Link! Like! Love Live! Versi Offline Akan Dihapus dari App Store dan Google PlayLink! Like! Love Live! Versi Offline Akan Dihapus dari App Store dan Google Play

Nomor PUBG Mobile Asian Games 2026 sendiri digelar pada 28 dan 29 September 2026 di Aichi Sky Expo dengan mempertemukan 12 tim nasional terbaik Asia. Indonesia menutup kompetisi di posisi kelima dengan raihan 95 poin sehingga belum berhasil membawa pulang medali. Hasil itu sedikit di bawah capaian di Asian Games 2022 Hangzhou, ketika Indonesia menempati peringkat keempat dari 21 tim.

 

Meski tanpa medali, cerita Potato soal udara bersih dan sushi memberi warna tersendiri dari perjalanan Timnas PUBG Mobile Indonesia di Jepang. Pengalaman beradaptasi di Aichi-Nagoya tentu akan menjadi bekal berharga bagi skuad Merah Putih untuk kompetisi berikutnya.

Komentar

0 komentar di artikel ini

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.