Armed Fantasia Dibatalkan, Penerus Spiritual Wild Arms Tak Dilanjutkan
Armed Fantasia, penerus spiritual Wild Arms, resmi dibatalkan Digital Bros setelah biaya pengembangan terus membengkak dan membebani keuangan.
Kabar mengecewakan datang bagi penggemar Wild Arms. Armed Fantasia: To the End of the Wilderness, proyek yang dikembangkan oleh sejumlah kreator di balik seri tersebut, resmi dihentikan pengembangannya oleh Digital Bros, perusahaan induk 505 Games. Informasi tersebut muncul dalam laporan keuangan Digital Bros untuk tahun fiskal yang berakhir pada 30 Juni 2026. Dalam laporan resminya, perusahaan menyebut Armed Fantasia sebagai salah satu dari beberapa proyek yang dihentikan setelah melalui beberapa upaya revisi terhadap gameplay. Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan potensi masing-masing proyek, perubahan kondisi pasar, serta investasi tambahan yang dibutuhkan hingga game selesai dan dapat dipasarkan.
Armed Fantasia pertama kali diperkenalkan pada 2022 sebagai penerus spiritual Wild Arms. Proyek ini dikembangkan oleh tim yang memiliki hubungan dengan franchise tersebut dan mendapatkan pendanaan melalui kampanye Kickstarter bersama Penny Blood. Kampanye gabungan tersebut berhasil mengumpulkan dukungan besar dari komunitas untuk kedua proyek JRPG tersebut.

Game ini dirancang membawa perpaduan dunia fantasi dengan nuansa Western serta sistem pertarungan turn-based bernama Cross Order Tactics. Armed Fantasia sebelumnya ditujukan untuk platform seperti PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC. Pembatalan tersebut menjadi semakin mengejutkan karena perkembangan game masih sempat diperlihatkan pada awal 2026.
Dalam pembaruan yang dirilis pada Maret, desainer utama Akifumi Kaneko mengungkap bahwa tim telah menyelesaikan sebuah vertical slice yang mencakup skenario utama, sistem gameplay inti, dan berbagai elemen terintegrasi. Build tersebut kemudian diserahkan kepada publisher. Digital Bros sendiri mencatat write-off sebesar €17,6 juta yang berkaitan dengan proyek-proyek yang dihentikan dalam laporan keuangannya.
| Segmen | 2026 | 2025 | Perubahan |
|---|---|---|---|
| Premium Games | €98,2 Juta [Rp.2 Triliun] | €78,8 Juta [Rp.1,5 Triliun] | +24,6% |
| Free to Play | €9,3 Juta [Rp.192 Miliar] | €12,7 Juta [Rp.260 Miliar] | -27,0% |
| Aktivitas Lainnya | €1,0 Juta [Rp.20 Miliar] | €2,1 Juta [Rp.42 Miliar] | -52,8% |
| Total | €108,5 Juta [Rp.2,21 Triliun] | €93,6 Juta [Rp.1,91 Triliun] | +15,8% |
Namun, angka tersebut merupakan gabungan beberapa proyek dan bukan jumlah kerugian khusus Armed Fantasia. Sementara itu, nasib backer Kickstarter Armed Fantasia masih belum mendapatkan penjelasan lebih lanjut dalam informasi yang tersedia. Belum ada rincian resmi mengenai kemungkinan pengembalian dana maupun bentuk kompensasi bagi para pendukung. Dengan pembatalan ini, masa depan Armed Fantasia menjadi tidak pasti setelah lebih dari empat tahun sejak proyek tersebut pertama kali diperkenalkan.
Editor : Muhammad Zaki
Tagar
Rekomendasi
Danganronpa 2×2 Perkenalkan Sakutaro Higashi Slayhem Mode
1 day ago
GACHIAKUTA: BREAKOUT Resmi Umumkan Tanggal Rilis di TGS 2026
4 days ago
Debut Skin Ironmouse di Fortnite Picu Kontroversi Standar Ganda Penggunaan AI
1 week ago
Astrae Oratio Resmi Rilis di Tahun 2027
1 week ago
Komentar
0 komentar di artikel ini
Komentar memakai akun Mokultur agar moderasi dan identitas komunitas tetap rapi.