Light Novel

Rencana Awal Penulis Ryuuou no Oshigoto! Ginko Harusnya Meninggal Dunia

Naskah yang dirancang sebelum volume pertama terbit ini menyajikan plot twist tragis yang berpotensi mengubah total nasib Yaichi, Ai Hinatsuru, dan Yashajin.

šŸ‘ 15

Penulis novel ringan Ryuuou no Oshigoto!, Shirow Shiratori, akhirnya membeberkan rahasia besar terkait alur cerita alternatif karyanya. Tepat pada 9 September, yang bertepatan dengan hari ulang tahun karakter Ginko Sora, Shiratori mengungkapkan rencana awal yang ia tulis sejak tahun 2015: Ginko seharusnya meninggal dunia akibat penyakit parah.

Naskah yang dirancang sebelum volume pertama terbit ini menyajikan plot twist tragis yang berpotensi mengubah total nasib Yaichi, Ai Hinatsuru, dan Yashajin.

Alur Tragedi: Kematian Ginko di Liga Sandan

Ryuuou no Oshigoto

Dalam draf orisinal tersebut, tragedi Ginko dimulai saat ia bertarung di Liga Sandan demi menjadi wanita pertama yang meraih gelar pemain shogi profesional:

  • Penyakit Parah yang Disembunyikan: Ginko menderita penyakit purpura parah yang membuat tubuhnya dipenuhi lebam. Demi terus bertanding, ia menyembunyikan kondisinya meski penyakit ini sebenarnya bisa disembuhkan jika ditangani lebih awal.

  • Mencapai Impian Sebelum Berpulang: Ginko berhasil memenangkan pertandingan penentu dan mengukir sejarah sebagai profesional. Namun, tak lama setelahnya, ia hilang kesadaran dan meninggal dunia.

  • Detik-Detik Terakhir: Di hembusan napas terakhirnya, Ginko terus melafalkan langkah permainan shogi dari ingatannya, ditutup dengan langkah 2-7 Gin—gerakan dari pertarungan pertamanya melawan Yaichi.

Dampak Pada Yaichi: Munculnya "Raja Iblis dari Barat"

Kematian Ginko menghancurkan mental Yaichi secara mendalam. Ia mengubah gaya bermainnya menjadi sangat agresif dan tak terintimidasi, hingga dijuluki sebagai "Raja Iblis dari Barat" saat mempertahankan gelar Ryuuou miliknya.

Kendati mendominasi dunia shogi, Yaichi terus diselimuti rasa salah dan trauma atas kepergian Ginko.

Timeskip 4 Tahun: Peran Ai Hinatsuru & Yashajin

Cerita melompat empat tahun ke masa depan, di mana para karakter utama telah bertumbuh dewasa:

  • Ai Hinatsuru: Bertekad menembus Shoreikai di Tokyo demi bisa berdiri sejajar dengan Yaichi dan menyembuhkan trauma sang guru. Pada akhirnya, Ai berhasil menjadi profesional, memulihkan kedamaian hati Yaichi, lalu menikahi Yaichi dan membina keluarga besar bersama murid-murid shogi mereka.

  • Ai Yashajin: Memiliki pandangan berbeda, Yashajin percaya Yaichi harus menemukan kebahagiaan di luar dunia shogi. Setelah kalah dari Hinatsuru di final Shinjin-Ō, Yashajin memilih pensiun dari shogi, pindah ke luar negeri, dan akhirnya berprofesi sebagai dokter yang mengajarkan shogi kepada anak-anak di rumah sakit.

Alasan Shirow Shiratori Membatalkan Eksekusi Draf Ini

Ryuuou no Oshigoto

Meski alur tragis ini dirancang sangat detail sejak awal (saat proyek ini masih berjudul Ai-gakari), Shiratori memutuskan untuk membuang rencana tersebut karena beberapa alasan:

  1. Pengaruh Dunia Nyata: Riset mendalam terhadap dunia shogi profesional, perkembangan AI shogi, serta munculnya fenomena pecatur jenius Sota Fujii mengubah sudut pandangnya dalam mengarahkan cerita.

  2. Terlalu Mudah Ditebak: Shiratori merasa jalan cerita yang tragis tersebut terasa terlalu "rapi", indah, dan gampang diprediksi oleh pembaca.

Pada akhirnya, Shiratori memilih membiarkan Ginko bertahan hidup—sebuah keputusan yang dinilai banyak penggemar jauh lebih cocok dengan nada keseluruhan dari seri Ryuuou noĀ 

Komentar

0 komentar di artikel ini

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.