Sony Mundur dari PHYSINT, Xbox Jadi Partner Baru Kojima Productions
Sony dikabarkan mundur dari PHYSINT akibat pengembangan molor dan biaya membengkak. Xbox disebut menjadi partner baru Kojima Productions.
Keputusan Sony untuk berhenti bekerja sama dengan Hideo Kojima dalam pengembangan PHYSINT kabarnya dipengaruhi oleh sejumlah persoalan besar selama proses produksi. Berdasarkan laporan Bloomberg, proyek tersebut disebut telah beberapa kali melewati deadline, mengalami pembengkakan biaya, dan masih membutuhkan waktu bertahun-tahun sebelum benar-benar siap dirilis. Kabar ini cukup mengejutkan karena PHYSINT sebelumnya diposisikan sebagai proyek besar yang akan membawa Hideo Kojima kembali ke genre tactical espionage action. Genre tersebut sangat melekat dengan namanya berkat kesuksesan seri Metal Gear Solid.
Setelah Sony dikabarkan mundur, Xbox disebut mengambil kesempatan untuk menjadi partner baru Kojima Productions dan membantu melanjutkan pengembangan proyek tersebut. Menurut sumber anonim yang dikutip Bloomberg, Sony mulai kehilangan kesabaran karena proses pengembangan PHYSINT terus melewati target yang telah ditentukan. Biaya produksi juga disebut mulai membengkak dan diperkirakan akan jauh melebihi anggaran awal. Situasinya menjadi semakin berat karena game tersebut masih diperkirakan membutuhkan waktu beberapa tahun sebelum dapat diluncurkan.
As confirmed earlier through our official channels, in mid-June of this year, we unexpectedly received notice from PlayStation Studios that they would cancel the PHYSINT project. PHYSINT is an important project both to me personally and to KOJIMA PRODUCTIONS. Determined to keep… pic.twitter.com/rQqhxAnb7N
— HIDEO_KOJIMA (@HIDEO_KOJIMA_EN) September 10, 2026
Jika proyek terus berjalan dengan kondisi tersebut, Sony kemungkinan harus mengeluarkan investasi tambahan dalam jumlah besar hingga pengembangan selesai. Hal ini tentu menjadi pertimbangan penting bagi perusahaan ketika harus menentukan apakah sebuah proyek masih layak dipertahankan atau tidak. Performa dua game Kojima sebelumnya, yaitu Death Stranding dan Death Stranding 2, juga disebut ikut menjadi pertimbangan. Menurut laporan tersebut, kedua game itu tidak berhasil memenuhi ekspektasi pendapatan PlayStation. Walaupun demikian, Kojima tetap mempunyai reputasi kuat sebagai kreator dengan pendekatan pengembangan yang unik dan ambisius. Persoalan lain yang disebut berkaitan dengan keputusan Sony adalah eksklusivitas platform.
PlayStation kabarnya tidak terlalu tertarik mengeluarkan investasi hingga ratusan juta dolar untuk game yang pada akhirnya tidak bertahan sebagai judul eksklusif di perangkat mereka. Jika PHYSINT nantinya dirilis di platform lain, Sony dinilai tidak memperoleh manfaat eksklusivitas yang cukup sebanding dengan besarnya biaya produksi. Meski Sony dikabarkan meninggalkan proyek tersebut, PHYSINT tidak otomatis dibatalkan.

Kojima Productions disebut sudah menemukan partner baru bersama Xbox sehingga pengembangan masih dapat berlanjut. Perubahan ini tentu membuat masa depan proyek tersebut menjadi semakin menarik untuk diperhatikan. Untuk sekarang, detail mengenai gameplay, platform final, anggaran terbaru, dan tanggal rilis PHYSINT masih belum diketahui secara pasti. Namun, jika laporan Bloomberg tersebut akurat, proyek ambisius Kojima masih berjalan, hanya saja dengan dukungan dan arah kerja sama yang berbeda setelah Sony memilih mundur.
Editor : Muhammad Zaki
Rekomendasi
Muramasa: Revenant Blades Rilis Februari 2027
1 day ago
CEO Ubisoft Blak-blakan Dukung Sony Setop Produksi Game Fisik
1 month ago
PlayStation Serba Digital: Analis Sebut Mirip Hilangnya CD Drive di PC
1 month ago
Sony Hentikan Produksi Disc, GOG Beri Solusi Jenial untuk Gamer PC
1 month ago
Komentar
0 komentar di artikel ini
Komentar memakai akun Mokultur agar moderasi dan identitas komunitas tetap rapi.