Game

EA Resmi Diakuisisi PIF Arab Saudi Senilai $55 Miliar

Perusahaan raksasa video game EA akhirnya resmi dipegang konsorsium PIF Arab Saudi, Silver Lake, dan Affinity Partners setelah proses panjang.

👁 15
Daftar Isi
  1. Perjalanan Panjang Akuisisi EA oleh Konsorsium Global
  2. Nilai Fantastis dan Rekor Leveraged Buyout Terbesar

Dunia industri video game global tengah dihebohkan dengan perombakan struktur korporasi skala masif yang melibatkan salah satu pengembang permainan terbesar di dunia. Setelah melalui dinamika negosiasi panjang dan persetujuan pemegang saham, raksasa industri game dunia kini resmi beralih status kepemilikan secara menyeluruh ke tangan konsorsium internasional.

Perjalanan Panjang Akuisisi EA oleh Konsorsium Global

Berdasarkan pengumuman resmi di situs korporat perusahaan, proses akuisisi Electronic Arts (EA) oleh konsorsium yang terdiri dari Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi, Silver Lake, dan Affinity Partners telah resmi rampung. Transaksi raksasa ini mengakhiri perjalanan panjang EA sebagai perusahaan publik yang telah melantai di bursa saham selama kurang lebih 36 tahun sejak pertama kali menjadi perusahaan publik pada tahun 1990.

Game ANOMALITH Tembus 60 Ribu Wishlist Steam, FuRyu KagetGame ANOMALITH Tembus 60 Ribu Wishlist Steam, FuRyu Kaget

Perjalanan korporasi ini bermula ketika pengumuman rencana pengambilalihan dirilis ke publik pada 29 September 2025 lalu. Setelah melalui peninjauan mendalam dan perdebatan panjang di lantai bursa, para pemegang saham akhirnya menyetujui kesepakatan krusial tersebut dalam Rapat Umum Pemegang Saham pada 22 Desember 2025. Dengan tuntasnya transaksi ini, EA resmi bertransformasi kembali menjadi perusahaan tertutup.

Nilai Fantastis dan Rekor Leveraged Buyout Terbesar

Proses korporasi ini mencatatkan sejarah baru di kancah finansial global dengan nilai transaksi mencapai 55 miliar US Dollar. Namun, yang membuat transaksi ini sangat menyita perhatian para pengamat ekonomi adalah metode pembiayaannya yang menggunakan skema leveraged buyout terbesar sepanjang sejarah akuisisi korporasi dunia.

Berbeda dengan mekanisme pembelian korporasi konvensional, skema leveraged buyout mengandalkan pendanaan utang dalam skala masif yang kemudian dicatat langsung ke dalam neraca keuangan perusahaan sasaran. Akibat skema tersebut, EA kini menanggung beban utang tambahan sebesar 20 miliar US Dollar dalam struktur keuangannya.

Menanggapi tonggak sejarah baru ini, CEO EA Andrew Wilson menyatakan dalam pernyataan resminya bahwa 'memasuki chapter selanjutnya dengan posisi yang kuat bersama para partner yang berbagi visi dan ambisi. Bersama-sama, mereka akan mempercepat inovasi, dan membangun generasi game dan pengalaman bermain untuk seluruh fans.'

Komentar

0 komentar di artikel ini

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.