Apes Bener! Game Sukses Besar, 51 Karyawan Ubisoft Malah Kena PHK
Nasib ngenes karyawan Ubisoft! Udah capek bikin game laris, eh malah diancam PHK. Mangkanya pada mogok kerja tuntut hak mereka sekarang!
Daftar Isi
Kesuksesan peluncuran sebuah judul permainan video rupanya tidak selalu berbanding lurus dengan kesejahteraan para pembuatnya. Ironi inilah yang tengah menimpa para staf di studio Ubisoft Barcelona. Alih-alih merayakan pencapaian penjualan yang fantastis, puluhan karyawan justru dihadapkan pada ancaman PHK yang memaksa mereka menggelar aksi mogok kerja untuk menuntut keadilan.
Tuntutan Hak Melalui Aksi Mogok Kerja di Ubisoft Barcelona
Serikat pekerja Coordinadora Sindical del Videojuego (CSVI) secara resmi mengorganisir aksi mogok kerja selama tiga hari sebagai bentuk protes keras terhadap manajemen Ubisoft. Langkah drastis ini diambil di tengah alotnya proses negosiasi terkait rencana PHK yang membidik 51 pegawai di studio yang berlokasi di Spanyol tersebut.

Para pekerja mengajukan sejumlah tuntutan krusial, di antaranya adalah pembatalan pemutusan hubungan kerja, jaminan agar insiden pemberhentian massal tidak terulang, serta pengembalian hak kerja hibrida dengan porsi bekerja dari rumah hingga enam puluh persen. Selain itu, mereka juga menagih janji kenaikan gaji dan promosi jabatan yang sebelumnya pernah disepakati oleh pihak manajemen namun belum direalisasikan.
Kekecewaan Mendalam Usai Merilis Black Flag Resynced
Kekecewaan para pekerja memuncak lantaran kabar pemangkasan ini datang tepat setelah studio merampungkan proyek raksasa Assassin's Creed Black Flag Resynced. Permainan ini bahkan mencatatkan prestasi gemilang dengan menembus angka penjualan dua juta kopi pada hari pertama peluncurannya.
Nasib Aether Gazer: Server Baru & Opsi Game Single-Player
Manel Cota, salah satu animator teknologi dan aspek permainan, mengungkapkan kegetirannya. Ia menjelaskan bahwa tim Barcelona adalah pahlawan di balik layar yang mengerjakan seluruh sistem eksplorasi bawah air dalam permainan tersebut. 'Sangat menyakitkan melihat tim yang sudah berjuang keras menyelesaikan proyek besar justru harus berakhir dengan kehilangan pekerjaan hanya karena alasan perubahan strategi,' ungkap perwakilan serikat pekerja menyuarakan rasa frustrasi para staf.
Respons Perusahaan Atas Gelombang Protes
Isu perombakan struktur ini sejatinya telah berembus sejak awal bulan Juni lalu. Kala itu, Ubisoft dilaporkan berencana menutup cabangnya di Winnipeg dan Belgrade, serta mengubah total arah studio Barcelona untuk hanya menggarap proyek-proyek waralaba Rainbow Six. Secara keseluruhan, terdapat sekitar 380 pekerja dari berbagai studio yang berpotensi terkena dampak perampingan ini.
Menanggapi gelombang protes dari pekerjanya, pihak perusahaan memberikan pernyataan resmi bahwa mereka sangat menghargai hak dan kebebasan berpendapat tiap individu. Pihak manajemen Ubisoft menegaskan bahwa rencana restrukturisasi di studio Barcelona saat ini masih berupa usulan tahap awal dan belum menjadi keputusan final. Selama masa konsultasi yang masih berjalan, perusahaan berjanji akan terus membuka ruang dialog dan memberikan pendampingan bagi para pegawai yang terdampak situasi ini.
Tagar
Rekomendasi
Arknights Endfield Minta Maaf ke Pemain Korea Gara-Gara Animasi Ini
8 hours ago
Call of Duty Bawa SUV Aston Martin ke Modern Warfare 4
10 hours ago
Kejutan Bethesda! Fallout 5 Resmi Digarap & Info Remaster
10 hours ago
The Blood of Dawnwalker Hadir Fisik Tanpa Denuvo, Gamer Wajib Tahu!
10 hours ago
Komentar
0 komentar di artikel ini
Komentar memakai akun Mokultur agar moderasi dan identitas komunitas tetap rapi.