Game

Rockstar Ungkap Alasan Matikan Seri Game Balap Midnight Club

Mantan developer akhirnya ungkap alasan mengejutkan mengapa Rockstar Games memilih mematikan franchise game balap legendaris Midnight Club.

👁 14
Daftar Isi
  1. Konflik Internal dan Bayang-Bayang Grand Theft Auto
  2. Ambisi Rockstar Games Memburu Kesuksesan Raksasa

Sudah hampir dua dekade sejak para penggemar otomotif virtual menikmati panasnya aspal jalanan di seri Midnight Club: Los Angeles. Sayangnya, sejak perilisan judul tersebut pada tahun 2008, Rockstar Games seolah membisu dan tidak pernah lagi menyentuh waralaba balap jalanan ini. Padahal, permainan ini dulunya menuai banyak pujian dan memiliki basis penggemar yang sangat solid. Lama menjadi misteri yang menggantung, seorang mantan desainer akhirnya buka suara terkait alasan sebenarnya di balik tenggelamnya seri Midnight Club yang legendaris tersebut.

Konflik Internal dan Bayang-Bayang Grand Theft Auto

Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, Kris Roberts selaku mantan developer membeberkan realita pahit di balik layar Rockstar Games. Berakhirnya franchise Midnight Club ternyata tidak terjadi secara kebetulan, melainkan dipicu oleh serangkaian masalah pelik. Salah satu pemicu utamanya adalah melesetnya target pengembangan serta adanya ketegangan internal yang cukup parah antara Rockstar New York dengan Rockstar San Diego, studio yang meracik permainan balap tersebut.

Namun, duri terbesar dalam daging sebenarnya adalah keberadaan waralaba Grand Theft Auto. Tim pengembang di San Diego merasa karya mereka dianaktirikan karena tidak pernah mendapat sorotan yang setara dari pusat. Dari kacamata petinggi di New York, proyek balapan ini selalu dicap sebagai 'bukan GTA' dan dipandang sebelah mata. Padahal, para pengembang merasa telah meracik permainan dengan kualitas yang luar biasa tinggi, namun tetap harus menelan pil pahit karena diperlakukan sebagai proyek kelas dua.

Ambisi Rockstar Games Memburu Kesuksesan Raksasa

Roberts juga menuturkan fakta menyedihkan saat dirinya hengkang dari studio pada tahun 2010 silam. Kala itu, tim pengembang sejatinya tengah sibuk meracik seri Midnight Club yang sepenuhnya baru. Nahas, proyek menjanjikan itu berujung pada pembatalan. Tanda-tanda pergeseran fokus perusahaan sudah sangat kentara, di mana seluruh sumber daya mulai dikerahkan hanya untuk proyek-proyek raksasa yang dianggap akan meledak di pasaran.

Resmi! Exiled Merchant Saves the World with the Power of Money Dapat Adaptasi AnimeResmi! Exiled Merchant Saves the World with the Power of Money Dapat Adaptasi Anime

Keputusan yang diambil memang sejalan dengan visi bisnis perusahaan induk mereka, Take-Two Interactive. Strauss Zelnick selaku CEO pernah menegaskan bahwa arah perusahaan murni berfokus pada peluncuran karya-karya yang memiliki potensi menjadi hit raksasa. Mengingat Grand Theft Auto IV yang rilis di tahun yang sama mampu mencetak sejarah di pasaran, sangat rasional jika pada akhirnya sumber daya difokuskan ke sana. Strategi inilah yang pada akhirnya memaksa laju mobil-mobil kencang di seri Midnight Club harus dihentikan untuk selamanya.

Komentar

0 komentar di artikel ini

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.