Comifuro 22 Tutup Dua Hari Penuh Kejutan, Ini Dia Rekap Momen Keseruannya!
Dari penampilan PANDAVVA hingga Yume Palette, Comifuro 22 di ICE BSD hadirkan rangkaian hiburan pop culture yang bikin pengunjung tidak rela pulang.
Daftar Isi
- Comifuro 22: Dua Hari Penuh Kreativitas yang Ubah ICE BSD Jadi Surga Pop Culture
- Hari Pertama: Ribuan Pengunjung Langsung Serbu Booth Kreator Independen
- Hari Kedua: Antusiasme Membara hingga Detik Terakhir Comifuro 22
- Comifuro 22 sebagai Ruang Pertemuan yang Lebih dari Sekadar Pasar Kreatif
- Sampai Jumpa di Comic Frontier Berikutnya!
Comic Frontier 22, atau yang akrab disebut Comifuro 22, kembali menorehkan momen bersejarah dalam kalender festival pop culture Indonesia. Diselenggarakan pada Sabtu dan Minggu, 16–17 Mei 2026, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang Selatan, perhelatan tahunan ini sukses menyedot puluhan ribu pengunjung dari seluruh penjuru tanah air. Dengan kehadiran lebih dari 1.500 circle yang terdiri dari kreator independen lokal hingga mancanegara, edisi kali ini tercatat sebagai yang paling ambisius dan meriah dalam sejarah penyelenggaraan Comifuro.
Comifuro 22: Dua Hari Penuh Kreativitas yang Ubah ICE BSD Jadi Surga Pop Culture
Mengambil alih Hall 6 hingga Hall 10 di ICE BSD City, Comifuro 22 hadir dalam skala yang jauh lebih besar dibanding edisi-edisi sebelumnya. Festival pop culture ini tidak hanya merangkul kreator independen dari dalam negeri, tetapi juga membuka pintu bagi para circle dari berbagai negara di Asia Tenggara hingga Jepang. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa Comifuro 22 telah bertransformasi menjadi hub industri kreatif yang kini diperhitungkan di level internasional, sebuah pencapaian yang tidak datang dalam semalam.




Foto: © Abdi Abdillah
Hari Pertama: Ribuan Pengunjung Langsung Serbu Booth Kreator Independen
Sejak gerbang dibuka, suasana di ICE BSD sudah terasa luar biasa. Para pencinta festival pop culture ini berdatangan dengan semangat membara, banyak di antaranya sudah menyiapkan daftar booth kreator independen yang wajib dikunjungi. Tak heran, sejumlah booth favorit langsung dipadati antrean panjang hanya dalam hitungan menit, mulai dari ilustrasi original, fanart, doujinshi, hingga merchandise eksklusif yang selalu menjadi incaran utama di setiap edisi Comifuro 22.




Foto: © Abdi Abdillah
Di Main Stage yang berlokasi di Hall 6, agenda hari pertama dibuka dengan sesi Comic Reading bersama ATM Studio Indonesia. Pemutaran anime "Marriagetoxin" oleh Muse Indonesia pun sukses menyita perhatian besar dari pengunjung yang memadati area tersebut. Sebagai wujud kepedulian terhadap komunitas kreatif, Comifuro 22 juga menyelipkan seminar bertajuk "Anti Burnout Strategies" yang dihadirkan oleh KALM, sebuah ruang edukasi mental yang terasa relevan di tengah padatnya aktivitas para kreator independen selama festival pop culture berlangsung.
Fraux dan Fediel Bocor Jadi Karakter Baru Granblue Fantasy Relink – Endless Ragnarok
Menjelang malam, panggung Comifuro 22 semakin bersinar ketika penampilan Virtual Live dari Rachie tampil memukau lewat sentuhan teknologi mutakhir. Di sisi lain venue, area lobi Hall 10 menjelma menjadi lantai dansa yang hidup. Setelah sesi Open Deck yang meriah sepanjang siang, festival pop culture ini ditutup malam pertamanya oleh penampilan Group Z Collective yang sukses menjaga energi pengunjung hingga menit-menit terakhir.
Hari Kedua: Antusiasme Membara hingga Detik Terakhir Comifuro 22
Memasuki hari kedua, semangat para pengunjung tidak menunjukkan tanda-tanda surut. Ribuan pecinta festival pop culture kembali memadati ICE BSD BSD untuk menuntaskan "mission list" masing-masing, ada yang datang berburu merchandise terakhir di booth kreator independen, ada pula yang datang khusus untuk bertemu cosplayer favorit yang belum sempat diabadikan di hari sebelumnya. Momen-momen inilah yang selalu membuat Comifuro 22 terasa berbeda dari sekadar event biasa.



Foto: © Abdi Abdillah
Agenda hari kedua di Main Stage dimulai dengan Manga Talkshow bersama Shikisai Gramedia, disusul pemutaran anime "Yomi no Tsugai" yang disambut antusias oleh para penggemar festival pop culture ini. Puncak keseruan tiba saat Virtual YouTuber PANDAVVA naik ke atas panggung, memanaskan suasana sebelum penampilan yang paling ditunggu-tunggu dari idol group Yume Palette yang berhasil membuat seluruh area meledak dalam sorak sorai penonton.
Di Activity Stage Hall 10, sesi Utattemita dan Coswalk yang digelar rutin setiap harinya kembali menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung Comifuro 22. Komunitas dance cover tampil penuh energi, diwakili oleh Badass, PLAVON, hingga Nijiyari Project: VARIANT. Malam kedua pun ditutup dengan penuh semangat lewat penampilan STACKNATION di area lobi, melanjutkan tradisi hiburan musik elektronik dan anisong yang selalu menjadi penutup sempurna bagi para kreator independen dan pengunjung setia festival pop culture ini.
Comifuro 22 sebagai Ruang Pertemuan yang Lebih dari Sekadar Pasar Kreatif
Di balik gemerlapnya panggung dan ramainya booth kreator independen, ada sisi lain dari Comifuro 22 yang tak kalah bermakna: kebersamaan komunitas. Festival pop culture ini selalu menjadi titik temu yang spesial, tempat di mana teman lama berjumpa kembali, mutual di media sosial akhirnya bertatap muka untuk pertama kalinya, serta interaksi spontan yang hanya bisa ditemukan di event seperti ini. Atmosfer hangat dan inklusif inilah yang terus menjadi identitas kuat Comifuro dari tahun ke tahun.



Foto: © Abdi Abdillah
Seluruh rangkaian Comifuro 22 ditutup dengan sangat epik melalui Comifuro 22 Otsuparty feat. OTAGROOVE pada Minggu malam, sebuah grand finale yang sempurna untuk dua hari penuh kreativitas dan perayaan. Secara keseluruhan, Comifuro 22 berhasil membuktikan diri tidak hanya unggul dari sisi jumlah pengunjung dan kreator independen yang berpartisipasi, tetapi juga dari kualitas manajemen acara dan keberagaman konten hiburan yang disajikan kepada seluruh pencinta festival pop culture Indonesia.
Sampai Jumpa di Comic Frontier Berikutnya!
Bagi seluruh pecinta budaya pop yang belum sempat hadir atau sudah tidak sabar untuk merasakan kembali euforia Comifuro, kabar baik telah resmi diumumkan. Comic Frontier edisi berikutnya akan kembali hadir pada 31 Oktober – 1 November 2026. Comifuro 22 telah menegaskan sekali lagi bahwa event ini adalah ruang yang aman, inklusif, dan penuh semangat perayaan bagi seluruh komunitas pop culture di Indonesia. Sudah siap untuk hadir di edisi berikutnya?
Tagar
Rekomendasi
Yamaha Fazzio Gandeng VTuber Arjuna Arkana di Comic Frontier 22, Ada Giveaway Simak Caranya!
4 days ago
Comic Frontier 22 Digelar Lagi, CBN Fiber Siap Ramaikan ICE BSD
4 days ago
Comic Frontier 22 Siap Ramaikan ICE BSD dengan 1.500 Circle Kreatif
4 days ago
Fraux dan Fediel Bocor Jadi Karakter Baru Granblue Fantasy Relink – Endless Ragnarok
19 hours ago
Komentar
0 komentar di artikel ini
Komentar memakai akun Mokultur agar moderasi dan identitas komunitas tetap rapi.