Kontroversi “Go for It, Nakamura!”: Syundei Buka Suara Soal Kritik dan Pelecehan Daring
Beberapa adegan—seperti interaksi antara siswa dan guru yang dianggap sugestif—menjadi sorotan, ditambah reaksi terhadap konten lama dan karya non-kanonik yang pernah dibuat oleh sang kreator.
Platform manga digital HERO's Web merilis pernyataan resmi dari mangaka Syundei menyusul kontroversi yang melibatkan karya mereka, Go for It, Nakamura! (Ganbare, Nakamura-kun!). Pernyataan ini muncul sekitar satu minggu setelah Syundei menghapus akun media sosial mereka akibat dugaan pelecehan daring yang meningkat seiring popularitas adaptasi anime-nya.
Anime tersebut, yang kini tayang secara global melalui Crunchyroll, membawa perhatian besar terhadap karya aslinya. Namun, peningkatan eksposur ini juga diiringi kritik dari sebagian penonton. Beberapa adegan—seperti interaksi antara siswa dan guru yang dianggap sugestif—menjadi sorotan, ditambah reaksi terhadap konten lama dan karya non-kanonik yang pernah dibuat oleh sang kreator.
春泥先生からご伝言を頂きました。
— HERO'S Web (@heros_1101) April 22, 2026
下記がご伝言の内容になります。
「TVアニメーション『ガンバレ!中村くん!!』第5話にて、教師と生徒が個人的に連絡先を交換する演出がなされておりますが、…
Menanggapi hal tersebut, Syundei menegaskan bahwa adegan tertentu, termasuk yang muncul dalam episode anime, dimaksudkan sebagai bagian dari gaya naratif BL (Boys’ Love) dan tidak memiliki pesan yang mendorong perilaku tersebut di dunia nyata. Ia juga menyatakan bahwa dirinya bersama tim produksi tidak mendukung hubungan yang melanggar batas etis, seperti pertukaran kontak pribadi antara guru dan murid.
Lebih lanjut, Syundei mengungkap bahwa dalam proses adaptasi anime, mereka secara aktif meminta beberapa penyesuaian, termasuk menjaga batasan hubungan karakter, menghindari eksploitasi seksual, serta menyederhanakan adegan yang dianggap terlalu vulgar agar lebih sesuai untuk audiens luas. Bahkan, sebagai respons terhadap situasi ini, Syundei menyatakan tidak akan lagi mengangkat tema hubungan dengan perbedaan usia atau dinamika guru-murid dalam karya mereka ke depan, sebagai bentuk tanggung jawab terhadap isu sosial yang lebih sensitif saat ini.
Rekomendasi
Ingrid Resmi Jadi DLC Terakhir Year 3 Street Fighter 6, Rilis 28 Mei
1 jam yang lalu
Toei Games Umumkan 3 Game Perdana: KILLA, HINO, dan DEBUG NEPHEMEE
1 jam yang lalu
VTuber Indonesia Leo Axenos Umumkan Kelulusan dari Re:Memories per Mei 2026
1 jam yang lalu
Yoshiyuki Tomino Soroti Pergeseran Makna Gundam dan Kritik Situasi Politik Jepang
2 jam yang lalu