Epic Games Gugat Mantan Karyawan Terkait Bocoran Fortnite
Kasus kebocoran informasi internal kembali menjadi sorotan setelah Epic Games mengambil langkah hukum terhadap sosok yang diduga sebagai leaker Fortnite terkenal. Perusahaan pengembang game tersebut mengajukan gugatan kepada mantan kontraktor yang diduga berada di balik akun AdiraFN. Langkah Epic Games ini dilakukan setelah sejumlah bocoran terkait Fortnite yang muncul di internet diduga berasal dari akses internal perusahaan.

Kasus hukum yang melibatkan Epic Games, Fortnite, dan dugaan kebocoran informasi internal menjadi perhatian komunitas game. Epic Games mengumumkan bahwa sosok di balik akun leaker Fortnite bernama AdiraFN adalah seorang mantan kontraktor bernama Hayden Cohen. Nama tersebut tercantum dalam dokumen gugatan yang diajukan Epic Games di pengadilan federal North Carolina pada 5 Maret.
Menurut dokumen tersebut, Epic Games menuduh Cohen memanfaatkan akses internal perusahaan untuk membocorkan berbagai rencana kolaborasi Fortnite yang belum diumumkan secara resmi. Informasi mengenai kolaborasi Fortnite tersebut diduga dibagikan melalui akun AdiraFN serta akun lain bernama AdiraFNInfo di platform X atau Twitter.
Selain melalui X atau Twitter, Epic Games juga menyebut bahwa bocoran terkait Fortnite tersebut disebarkan melalui Discord. Hal ini membuat Epic Games mengambil langkah hukum karena informasi yang dibocorkan dianggap sebagai rahasia perusahaan yang seharusnya tidak dipublikasikan.
Kronologi Dugaan Kebocoran Informasi Fortnite
Dalam dokumen gugatan, Epic Games menjelaskan bahwa Hayden Cohen pernah bekerja sebagai kontraktor yang terlibat dalam beberapa proyek perusahaan. Ia diketahui bekerja sebagai Associate Producer melalui perusahaan pihak ketiga yang menyalurkan tenaga kerja untuk Epic Games.

Karena perannya dalam proyek internal Epic Games, Cohen harus mengakses sejumlah informasi penting mengenai pengembangan Fortnite. Akses tersebut diberikan setelah ia menyelesaikan pelatihan keamanan yang menjadi syarat bagi kontraktor yang bekerja dengan Epic Games.
Namun menurut Epic Games, akses terhadap informasi internal Fortnite tersebut justru diduga dimanfaatkan untuk membocorkan rencana kolaborasi game tersebut ke publik. Bocoran yang beredar di komunitas pemain Fortnite selama ini disebut berkaitan dengan aktivitas akun AdiraFN.
Dugaan Pelanggaran Perjanjian Kerahasiaan
Epic Games juga menyebut bahwa Cohen telah menandatangani perjanjian kerahasiaan atau NDA pada 11 September 2025. Dokumen tersebut secara jelas melarang karyawan atau kontraktor Epic Games untuk membocorkan informasi rahasia yang diperoleh dari pekerjaan mereka, termasuk informasi terkait Fortnite.
Meski demikian, Epic Games menilai bahwa hanya beberapa minggu setelah menandatangani NDA tersebut, Cohen diduga mulai menyebarkan berbagai bocoran mengenai kolaborasi Fortnite yang belum diumumkan secara resmi.
Serangkaian kejadian tersebut kemudian dijadikan dasar oleh Epic Games untuk mengajukan gugatan terhadap Cohen di pengadilan federal North Carolina. Langkah hukum ini diambil Epic Games sebagai respons terhadap dugaan kebocoran informasi internal terkait pengembangan Fortnite.
Rekomendasi
Nonton Anime Frieren: Beyond Journey's End Season 2 Episode 8 Sub Indo, Preview dan Jadwal Rilis
2 jam yang lalu
Kontroversi Animasi NPC Game Heartopia Picu Tuduhan Rasis
3 jam yang lalu
Game Sword Art Online: Echoes of Aincrad Hadirkan Death Game Mode
4 jam yang lalu
Pendanaan Gang of Dragon Dihentikan NetEase?
4 jam yang lalu