Kabar kurang menyenangkan datang dari proyek game Gang of Dragon yang dikembangkan oleh Nagoshi Studio. Game yang mendapat dukungan dari NetEase ini dilaporkan menghadapi masalah pendanaan yang cukup serius. Informasi terbaru menyebutkan bahwa NetEase kemungkinan menghentikan dukungan finansial untuk pengembangan Gang of Dragon, sehingga masa depan game tersebut kini berada dalam ketidakpastian.
Nasib Gang of Dragon Setelah Pendanaan NetEase Terancam
Game Gang of Dragon sebelumnya menarik perhatian para penggemar karena dikembangkan oleh kreator seri Yakuza, Toshihiro Nagoshi. Namun kini, proyek Gang of Dragon menghadapi masalah setelah muncul laporan bahwa NetEase menghentikan dukungan pendanaan untuk studio tersebut. Situasi ini membuat masa depan Gang of Dragon, NetEase, dan Nagoshi Studio menjadi sorotan di kalangan penggemar industri game.

Laporan Pendanaan Gang of Dragon Dihentikan NetEase
Menurut laporan terbaru dari Bloomberg, NetEase disebut sedang mempertimbangkan untuk menghentikan dukungan finansial terhadap pengembangan Gang of Dragon. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa proyek Gang of Dragon masih membutuhkan tambahan dana sekitar 7 miliar Yen atau sekitar 44 juta dolar AS agar proses pengembangannya dapat diselesaikan. Kondisi ini membuat hubungan antara Gang of Dragon, NetEase, dan Nagoshi Studio menjadi sangat krusial.

Selama ini, pendanaan dari NetEase menjadi sumber pemasukan utama bagi studio yang dipimpin oleh Toshihiro Nagoshi tersebut. Tanpa dukungan NetEase, proyek Gang of Dragon menghadapi risiko besar karena pengembang membutuhkan biaya tambahan yang cukup besar untuk menyelesaikan game tersebut.
Nagoshi Studio Mencari Investor Baru
Situasi yang dihadapi proyek Gang of Dragon membuat Nagoshi Studio berupaya mencari sponsor atau investor baru sebagai pengganti dukungan NetEase. Namun hingga saat ini, belum ada informasi resmi yang menunjukkan bahwa studio tersebut berhasil mendapatkan sumber pendanaan lain untuk melanjutkan pengembangan Gang of Dragon.

Apabila Nagoshi Studio tidak berhasil menemukan investor baru sebelum proyek Gang of Dragon siap dirilis, kemungkinan studio tersebut harus menghentikan operasionalnya. Dalam kondisi seperti itu, proyek Gang of Dragon yang sebelumnya didukung NetEase berpotensi dibatalkan.
Game Gang of Dragon sendiri sebelumnya diperkenalkan kepada publik pada ajang The Game Awards 2025. Sejak saat itu, banyak penggemar yang tertarik dengan proyek tersebut karena membawa nuansa yang mirip dengan seri Yakuza.
Kebijakan Penghematan NetEase Pernah Berdampak ke Game Lain
Masalah yang dihadapi Gang of Dragon bukan pertama kalinya terjadi akibat kebijakan penghematan dari NetEase. Pada awal tahun 2025, CEO NetEase William Ding disebut mendorong perusahaan untuk lebih fokus pada beberapa proyek game tertentu saja.
Akibat kebijakan tersebut, sejumlah studio yang didukung NetEase harus menghadapi perubahan anggaran yang cukup besar. Situasi ini turut membuat masa depan beberapa proyek game, termasuk Gang of Dragon, menjadi tidak pasti.
Bahkan sebelumnya sempat muncul laporan bahwa game hero shooter populer yaitu Marvel Rivals hampir dibatalkan sebelum rampung. Hal tersebut disebabkan oleh tingginya biaya lisensi karakter superhero dan villain Marvel yang harus dibayarkan kepada Disney.
Hingga artikel ini ditulis pada 9 Maret, pihak pengembang Gang of Dragon maupun NetEase belum memberikan pernyataan resmi terkait masa depan proyek tersebut. Para penggemar kini masih menunggu kabar terbaru mengenai apakah Gang of Dragon akan tetap dirilis atau justru berakhir dibatalkan.
Rekomendasi
Nonton Anime Frieren: Beyond Journey's End Season 2 Episode 8 Sub Indo, Preview dan Jadwal Rilis
2 jam yang lalu
Kontroversi Animasi NPC Game Heartopia Picu Tuduhan Rasis
3 jam yang lalu
Game Sword Art Online: Echoes of Aincrad Hadirkan Death Game Mode
3 jam yang lalu
Pengembang Game Abandoned Muncul Lagi Setelah 4 Tahun
3 jam yang lalu