Pengumuman Cygames AI Studio Picu Respon Negatif Gamer
Pengumuman Cygames AI Studio menjadi perhatian besar di kalangan komunitas gamer global. Langkah Cygames membentuk studio berbasis teknologi kecerdasan buatan ini memicu perdebatan panjang, terutama terkait dampaknya terhadap kreativitas, seni, dan masa depan industri game berbasis gacha yang selama ini identik dengan kualitas visual tinggi. Nama Cygames AI Studio pun langsung menjadi perbincangan hangat di berbagai forum daring, menandakan besarnya perhatian publik terhadap kebijakan perusahaan tersebut.
Cygames AI Studio Resmi Diumumkan ke Publik
Cygames secara resmi mengumumkan pendirian Cygames AI Studio pada 9 Januari 2026 sebagai anak perusahaan yang berfokus pada pengembangan dan distribusi teknologi berbasis kecerdasan buatan. Dalam pengumuman tersebut, Cygames AI Studio disebut akan menangani riset, pengembangan alat, serta layanan teknologi AI yang dapat dimanfaatkan oleh para kreator internal perusahaan. Langkah ini diklaim sebagai bagian dari strategi jangka panjang Cygames dalam memanfaatkan teknologi modern secara bertanggung jawab.

Perusahaan menjelaskan bahwa Cygames AI Studio dibangun berdasarkan pengalaman lebih dari satu dekade Cygames di industri game. Tujuan utamanya adalah menciptakan model AI buatan internal yang dapat digunakan dengan “aman dan terjaga”. Dengan pendekatan ini, Cygames AI Studio diharapkan mampu mendukung proses kreatif tanpa mengorbankan nilai-nilai yang selama ini melekat pada karya-karya Cygames.
Sejalan dengan pengumuman tersebut, Cygames juga membuka beberapa lowongan kerja yang berkaitan erat dengan bidang teknologi AI. Menariknya, Cygames AI Studio secara terbuka mencari tenaga ahli dengan kualifikasi PhD. Hal ini menunjukkan bahwa Cygames tidak sekadar ingin menggunakan teknologi AI sebagai alat instan, melainkan membangun sistem AI internal yang dikembangkan secara mendalam dan berkelanjutan oleh tenaga ahli tingkat lanjut.
Kekhawatiran Komunitas Gamer terhadap Cygames AI Studio
Meski memiliki visi yang dijelaskan secara singkat, hingga 10 Januari 2026 Cygames belum mengungkap detail lebih lanjut mengenai bentuk konkret teknologi yang akan dikembangkan oleh Cygames AI Studio serta penggunaannya dalam proyek game ke depan. Kurangnya informasi ini justru memicu kekhawatiran di kalangan komunitas gamer. Nama Cygames AI Studio pun menjadi simbol perdebatan terkait peran AI dalam industri kreatif.

Reaksi kurang positif terlihat jelas di berbagai platform, salah satunya melalui thread di forum Reddit r/gachagaming. Dalam diskusi tersebut, banyak pengguna menyampaikan kekhawatiran bahwa Cygames AI Studio dapat membawa perusahaan favorit mereka ke dalam fenomena “AI Slop”, istilah yang digunakan untuk menggambarkan konten yang dianggap kehilangan kualitas artistik akibat ketergantungan berlebihan pada AI. Kekhawatiran ini mencerminkan ketidakpercayaan sebagian gamer terhadap implementasi teknologi AI di ranah kreatif.

Selain itu, beberapa komentar juga menyoroti potensi hilangnya “jiwa seni” yang selama ini menjadi kekuatan utama Cygames. Mereka mempertanyakan masa depan para seniman, ilustrator, pembuat model 2D, serta desainer jika Cygames AI Studio nantinya mengambil peran besar dalam proses produksi. Kekhawatiran tersebut menunjukkan bahwa meskipun teknologi terus berkembang, kepercayaan komunitas terhadap sentuhan manusia dalam industri game masih sangat tinggi.
Rekomendasi
EA Pastikan The Sims: Project Rene Fokus Game Mobile
16 jam yang lalu
Masahiro Sakurai Ungkap Sisi Gelap Tim Game Besar
16 jam yang lalu
Producer Blue Archive Soroti Bahaya ‘AI Slop’
16 jam yang lalu
Wolfenstein 3 Disebut Sudah Masuk Pengembangan Aktif
16 jam yang lalu