ESports
Jakarta Jadi Panggung Esports Dunia Lewat Opening Ceremony M7 Mobile Legends: Bang Bang
Jakarta Jadi Panggung Esports Dunia Lewat Opening Ceremony M7 Mobile Legends: Bang Bang

Jakarta kembali menegaskan posisinya sebagai pusat esports dunia melalui Opening Ceremony M7 Mobile Legends: Bang Bang World Championship yang digelar pada 9 Januari 2026. Mengusung tema “Rise As One”, ajang pembuka turnamen dunia MLBB ini tidak hanya menjadi penanda dimulainya M7, tetapi juga simbol kebangkitan Indonesia sebagai kekuatan utama dalam industri esports global.

Berlokasi di Batavia PIK, Jakarta disulap menjadi panggung esports hidup yang memadukan teknologi futuristik, pertunjukan budaya, serta semangat kompetitif kelas dunia. Opening Ceremony ini menegaskan bahwa Mobile Legends: Bang Bang kini sejajar dengan olahraga populer nasional seperti sepak bola dan bulu tangkis, dengan basis komunitas yang masif dan berkelanjutan.

 
MLBB dan Indonesia: Ikatan yang Tak Terpisahkan


Sebagai salah satu game mobile MOBA paling populer di dunia, MLBB telah mencatat lebih dari 1,5 miliar unduhan dan 110 juta pengguna aktif bulanan. Sepanjang 2024, ekosistem esports MLBB membukukan 475 juta jam tontonan global, menempatkannya sejajar dengan kompetisi olahraga terbesar dunia.

Indonesia sendiri menjadi jantung dari perkembangan MLBB Esports. MPL Indonesia sukses menembus lebih dari 100 juta jam tontonan dalam lima musim berturut-turut, memperlihatkan antusiasme yang sulit ditandingi oleh region lain. Kembalinya seri M World Championship ke Indonesia setelah M4 semakin mempertegas peran strategis Tanah Air dalam ekosistem MLBB global.

 
Perpaduan Budaya dan Esports Modern

Opening M7

Opening M7

Opening M7

credit to "MOONTON Games"

 
Opening Ceremony M7 menampilkan pertunjukan kolosal yang menggabungkan kekayaan budaya Nusantara dengan visual modern khas esports. Sebanyak 60 penari tradisional dari berbagai daerah—mulai dari Gandrung Jawa Timur, Legong Bali, Dayak Kalimantan, Papua, hingga Betawi—bersatu dalam satu panggung, merepresentasikan keberagaman Indonesia.

Unsur mitologi lokal turut dihadirkan melalui figur-figur seperti Gatotkaca, Kadita, Reog, Leak, dan Hudog. Kehadiran Gatotkaca menjadi sorotan utama, mengingat karakter tersebut merupakan hero MLBB yang terinspirasi langsung dari legenda Nusantara.

 
16 Tim Dunia, Satu Semangat

Opening M7

credit to "MOONTON Games"

 
Momen sakral terjadi saat 16 tim peserta M7 memasuki panggung utama dalam segmen Voices of M7: Rise As One. Diiringi paduan suara lagu tema M7, bendera masing-masing tim dikibarkan oleh cosplayer Gatotkaca, menciptakan simbol persatuan antara budaya Indonesia dan persaingan global.

Puncak acara ditandai dengan diangkatnya Trofi M7 oleh para legenda MLBB Indonesia seperti Luminaire, Wannn, dan Vivian, didampingi atlet nasional Igedz “Executioner” Dharma Susila. Momen ini menjadi penegasan kesinambungan sejarah, prestasi, dan harapan baru bagi MLBB Esports.

 
Perayaan untuk Komunitas Indonesia


Bersamaan dengan M7, MLBB meluncurkan kampanye nasional “Pesta Cuan: Naik Level”, program apresiasi terbesar sepanjang sejarah MLBB Indonesia. Dengan total hadiah mencapai USD 1,8 juta, kampanye ini menghadirkan berbagai reward eksklusif, termasuk skin M Series, Battle Emote Gatotkaca M7, hingga giveaway iPad Pro.

Tak berhenti di sana, M7 Carnival yang berlangsung pada 23–25 Januari 2026 menghadirkan pengalaman festival esports dengan zona interaktif, fun match All Star, meet & greet pemain MPL, hingga penampilan musisi nasional dan DJ ternama.

 
Lebih dari Turnamen, Ini Identitas Nasional


M7 bukan sekadar kompetisi esports. Lewat mural seni di berbagai kota, kolaborasi dengan seniman lokal, serta kampanye komunitas #DareToRise, MLBB menghadirkan esports sebagai bagian dari identitas budaya modern Indonesia.

Dengan Opening Ceremony yang megah dan partisipasi global yang masif, M7 menegaskan satu pesan kuat: Indonesia bukan hanya tuan rumah, tetapi pusat gravitasi esports Mobile Legends dunia.