Game
Fellow Moon Rilis Game Versi PC Meski Masuki Fase EOS
Fellow Moon Rilis Game Versi PC Meski Masuki Fase EOS

Game Fellow Moon kembali menjadi sorotan setelah Zhuxin Network secara resmi merilis Game Fellow Moon versi PC di tengah persiapan penutupan layanan atau EOS. Keputusan tersebut menimbulkan tanda tanya besar di kalangan komunitas Game, mengingat Fellow Moon telah dipastikan tidak mampu bertahan lama di pasar Game mobile yang semakin kompetitif.

Game Fellow Moon Resmi Menuju EOS

Game Fellow Moon besutan Zhuxin Network telah dikonfirmasi akan menghentikan layanan di wilayah China setelah hanya bertahan selama satu tahun. Keputusan ini menjadi pukulan bagi penggemar Game Fellow Moon, terutama mereka yang menantikan rilis global. Meski demikian, Game Fellow Moon masih akan beroperasi sementara di server Jepang dan Korea hingga pertengahan tahun dengan sisa pembaruan konten yang telah dijadwalkan.

Keberlangsungan Game Fellow Moon di luar China menjadi semacam masa perpanjangan usia, namun tidak mengubah fakta bahwa Fellow Moon tetap berada dalam fase EOS. Situasi ini memperlihatkan betapa sulitnya sebuah Game bertahan di pasar gacha modern, termasuk Game Fellow Moon yang datang dari pengembang besar.

Rilis PC Fellow Moon Picu Kebingungan Pemain

Keputusan merilis Game Fellow Moon versi PC saat persiapan EOS berlangsung sontak memicu reaksi heran dari pemain aktif. Banyak yang mempertanyakan relevansi rilis ini, karena akses Game Fellow Moon dipastikan akan segera ditutup dalam waktu dekat. Langkah ini dianggap tidak memberikan nilai jangka panjang bagi komunitas Fellow Moon.

Meski begitu, kehadiran versi PC tetap memberi kesempatan bagi pemain untuk merasakan Game Fellow Moon dengan performa yang lebih optimal. Namun, realitas bahwa Fellow Moon tetap menuju EOS membuat rilis PC ini terasa seperti keputusan simbolis di tengah tekanan industri Game.

Refleksi Ketatnya Persaingan Game Gacha

Kasus Game Fellow Moon menjadi refleksi nyata bahwa kompetisi di industri Game mobile, khususnya genre gacha, semakin sengit dari tahun ke tahun. Peningkatan kualitas produksi hingga menyentuh standar AAA membuat ekspektasi terhadap Game semakin tinggi, sementara platform PC dan konsol justru semakin diunggulkan untuk pengalaman bermain maksimal.

Apabila pengembang Game seperti Fellow Moon tidak mampu menawarkan inovasi atau pendekatan segar, maka risiko gagal bertahan akan selalu ada. Situasi serupa juga dialami Game lain seperti Black Beacon, yang menghadapi berbagai masalah internal dan tekanan pendapatan. Game Fellow Moon menjadi contoh nyata bahwa nama besar tidak selalu menjamin keberlangsungan.

 

Sumber