Meski media fisik kembali populer akibat isu lisensi Spotify dan dugaan praktik label besar yang memprioritaskan artis mereka dalam hasil pencarian, Sony justru memutuskan untuk menghentikan salah satu format media fisik mereka.
Produksi pemutar MiniDisc sebenarnya sudah dihentikan sejak 2010. Namun, media disk kecil yang dilindungi wadah seperti kaset ini masih terus diproduksi hingga kini. Bahkan, dalam empat tahun terakhir, MiniDisc menikmati lonjakan popularitas berkat kehadirannya dalam video musik dan desain sampul album. Sayangnya, itu tak cukup untuk mencegah Sony mengakhiri produksi MiniDisc.

Keputusan ini menjadi pukulan berat bagi komunitas EDM dan lo-fi. Perusahaan seperti BandCD yang selama ini menawarkan MiniDisc sebagai format cetak album, bersama dengan kaset kustom, akan terimbas. Jika mereka tidak segera belajar memproduksi MiniDisc sendiri, stok yang ada dipastikan habis setelah produksi dihentikan pada akhir tahun ini.
Di Asia, MiniDisc masih banyak digunakan. Banyak orang membeli CD, lalu menyewanya dari toko persewaan untuk disalin ke disk kecil yang lebih praktis disimpan. Namun, dengan dihentikannya produksi, pasar penjualan kembali MiniDisc pun diperkirakan akan surut.
Jika Anda penggemar format ini, sekaranglah waktu terbaik untuk memborong persediaan dari toko resmi Sony Jepang atau mencarinya di Surugaya sebelum semuanya benar-benar lenyap.
Ⓒ Sony
Rekomendasi
MPL Indonesia Jadi “Creative Playground”, Dorong Ekonomi Kreatif dan IP Lokal ke Level Global
5 jam yang lalu
FFWS SEA 2026 Spring Resmi Dimulai, 5 Tim Indonesia Siap Rebut Tiket Grand Finals
5 jam yang lalu
Review POCO X8 Pro Iron Man Edition: Ponsel Gaming Tangguh dengan Aura Superhero Marvel
2 hari yang lalu
Setelah 11 Tahun, Misteri Armor Frieza di Dragon Ball Super Akhirnya Terjawab
3 hari yang lalu