Indonesia Game Expo 2026 Pecah! Dompet Jebol, Kaki Pegal, Hati Senang
Indonesia Game Expo 2026 di ICE BSD resmi usai. Dari Kamen Rider live show, surga TCG, hingga zona gim indie, ini keseruan IGX Stage 03.
Daftar Isi
Indonesia Game Expo 2026 resmi berakhir pada Minggu, 25 Oktober 2026, setelah dua hari mengubah Hall 9 dan 10 ICE BSD City, Tangerang, menjadi arena âBoss Fightâ raksasa. Dengan tema Boss Fight Stage 03, IGX tahun ini menyatukan game, anime, tokusatsu, cosplay, hingga trading card game di satu tempat. Tim Seputar Otaku datang di kedua hari penyelenggaraan, dan jujur saja, dua hari ternyata masih kurang untuk menjelajahi semuanya.
Indonesia Game Expo 2026 Dibuka dengan Itasha dan Panggung Boss Fight
Keseruannya sudah terasa sebelum kami masuk hall. Di lobi, sebuah Toyota GR86 berbalut livery SEGA bergambar Sonic the Hedgehog diparkir berdampingan dengan motor balap Honda bernomor 17 yang coraknya senada. Banyak pengunjung menyempatkan berfoto di sini sebelum masuk, kami juga tidak mau ketinggalan.

Begitu masuk hall, suasananya langsung ramai. Panggung utama berdiri dengan rangka truss tinggi, dan logo IGX Stage 03 terpasang mencolok di bagian atasnya. Layar LED-nya bergantian menampilkan visual Boss Fight yang penuh warna, senada dengan poster resminya: karakter bergaya game, mesin arkade, dan sosok-sosok yang seolah siap menjadi bos di level terakhir.

Kamen Rider Live Show Jadi Magnet Panggung Utama
Puncak keramaian datang di hari kedua. Sekitar pukul 13.40 WIB, layar panggung utama sudah memasang tulisan âComing Up Next! Boss Fightâ sebagai pembuka Exclusive IGX Kamen Rider Live Show. Penonton terus berdatangan sampai area depan panggung penuh sesak. Menurut materi penyelenggara, live show ini menghadirkan Gavan Infinity, Kamen Rider Myth, Kamen Rider Ouja, Kamen Rider Ryuki, dan Kamen Rider Knight.

Sore harinya panggung kembali riuh. Ratusan tangan terangkat ke arah panggung, sebagian lainnya sibuk merekam dengan ponsel. Layar besar juga sempat menayangkan presentasi gim bertema pahlawan bertopeng, lengkap dengan cuplikan pertarungan yang membuat penonton bertahan di tempat.

Sehari sebelumnya, panggung yang sama diisi sesi talk show bersama para cosplayer berkostum lengkap. Suasananya lebih santai dan penuh tawa, pas sebagai pemanasan sebelum hari kedua yang jauh lebih padat.
Deretan Tamu IGX Stage 03, dari Tokusatsu hingga Cosplay
Main guest IGX Stage 03 terdiri dari Takayuki Nakayama, Chiitan, Takamasa Suga, Satoshi Matsuda, Takaya Aoyagi, dan Jugglus Juggler. Line-up ini memadukan dunia tokusatsu, karakter maskot, dan budaya pop Jepang. Chiitan, misalnya, sudah lama dikenal warganet lewat aksinya yang sering viral di media sosial.

Untuk seni visual, IGX mengundang tiga ilustrator, yaitu Simone Legno, Hitoshi Ariga, dan Kirisaki. Segmen cosplay diisi Akari Akase, Nekonoi Katsu, Shookoboo, dan Sophie (Peach Milky). Di area cosplayer booth, stan bertuliskan nama Nekonoi Katsu, Punipun, Matcha Mei, Airine Pan Pan, Cxiela, hingga Janine Intansari hampir tidak pernah sepi. Pengunjung rela mengantre untuk berfoto, meminta tanda tangan, atau sekadar menyapa kreator favoritnya.

Keseruan cosplay juga meluber ke luar booth. Di lobi, sekelompok cosplayer Kamen Rider asyik memperagakan pose henshin lengkap dengan sabuk transformasinya, sementara pengunjung lain berkerumun sambil merekam. Di photo wall Kamen Rider, karakter berzirah merah juga melayani pengunjung yang ingin berfoto dengan pose andalan masing-masing.
Surga TCG dan Kolektor di ICE BSD
Kalau harus memilih satu hal yang paling terasa di IGX tahun ini, jawabannya adalah demam trading card game (TCG). Meja permainan hampir selalu penuh. Kami menemukan area khusus untuk Cookie Run Braverse, Disney Lorcana, Ultraman Card Game, Riftbound League of Legends, Grand Archive, Cardfight!! Vanguard DivineZ, hingga My Little Pony TCG. Ada yang bertanding dengan serius, ada juga yang baru mencoba deck pemula sambil dipandu staf booth.

Bagi kolektor, IGX Stage 03 adalah ujian ketahanan dompet. Etalase figure anime berjejer dari ujung ke ujung, dan beberapa toko memasang papan diskon hingga 70 persen. Ada juga dinding mesin Gashapon Bandai, rak Funko Pop bertema One Piece, figure Hatsune Miku dan Pokémon, sampai merchandise Sanrio dan Miffy yang menggemaskan. Kami sempat tergoda blind box di beberapa booth, dan hasilnya bisa ditebak: pulang dengan kantong belanja tambahan.

Main Dulu, Beli Belakangan
Bagi yang datang untuk bermain, pilihannya juga banyak. Area PlayStation bertema Marvel's Wolverine dan booth GS Shop dipenuhi pengunjung yang bergantian mencoba gim di layar besar. Tidak jauh dari sana, sudut bertema film Street Fighter yang sedang tayang di bioskop menyediakan mesin arkade klasik untuk adu jotos ala jadul.

Penggemar balap virtual bisa mampir ke booth Must Buy yang memajang perangkat Moza Racing dan Thrustmaster, atau mencoba simulator Simagic di booth lain. Samsung memajang TV 98 inci untuk bermain, Gigabyte menggelar tantangan Aimlabs, dan booth Genshin Impact bersama MSI menghadirkan standee karakter yang jadi spot foto favorit. Di area arkade, mesin Minecraft Dungeons Arcade dan gim ritme jadi rebutan, bahkan oleh cosplayer yang masih lengkap dengan kostumnya.

Ada juga Luv Place, gim bertema Play, Dance & Hangout, yang memajang jadwal open beta test pada 29 Oktober 2026 dan grand launching pada 12 November 2026.
Zona Gim Indie Lokal Bernuansa Kolam Renang
Salah satu area paling unik ada di zona gim indie. Booth-booth di sini didesain seperti kolam renang, lengkap dengan dinding keramik warna-warni, pelampung flamingo, dan payung pantai. Pengunjung bisa langsung mencoba karya studio lokal, mulai dari Agate, GameChanger Studio dengan 1998, Mortal Mice dari Busy Beaver, Grimtrials, hingga gim dari Iterco dan Eksu. Panggung kecil di area ini juga rutin diisi obrolan santai bersama para pengembang.

Melihat antrean di depan laptop demo, rasanya senang melihat gim buatan studio lokal mendapat sorotan yang sama terangnya dengan judul-judul besar.
Berburu Quest Sambil Isi Perut
IGX Stage 03 juga mengajak pengunjung âbermainâ di luar layar. Di area Treasure Hub dan M&G Redemption, pengunjung yang menyelesaikan quest bisa menukarkan hadiah, sesuai tulisan âFinish Your Quest?â yang terpampang besar di atas meja penukaran. Di tempat yang sama, tiket meet and greet juga bisa ditebus.

Urusan perut pun aman. Food court diisi tenant seperti Yoshinoya, Kopi Siantar, Rice Bowl Express, dan aneka jajanan lainnya. Mejanya hampir selalu penuh, terutama menjelang sore. Booth Taro Brownies Crispy yang serba kuning juga jadi tempat mampir untuk camilan cepat sebelum lanjut berkeliling.

Lebih dari Sekadar Pameran Game
Dua hari di Indonesia Game Expo 2026 menunjukkan bahwa IGX sudah tumbuh lebih dari sekadar pameran game. Acara ini menjadi ruang temu bagi gamer, kolektor, pemain kartu, cosplayer, penggemar tokusatsu, hingga pengembang lokal yang ingin karyanya dicoba langsung. Bagi pelaku industri kreatif, keramaian seperti ini jelas jadi kesempatan emas untuk memperkenalkan karya dan produk mereka.
IGX 2025 Bukan Sekadar Game Expo, Tapi Pesta Besar Para Gamer Indonesia!
Kalau tahun ini kamu belum sempat datang, pantau terus kanal resmi IGX untuk informasi edisi berikutnya. Saran kami: datang lebih awal, tentukan booth dan tamu yang jadi prioritas, ajak teman atau komunitas, dan siapkan anggaran cadangan. Percayalah, kamu akan membutuhkannya.
Rekomendasi
Love Live! Nijigasaki High School Idol Club The Movie Chapter 3 Rilis Teaser Baru
9 hours ago
Manga The Summer Hikaru Died Resmi Tamat, Mokumokuren Beri Pesan Haru
9 hours ago
The Apothecary Diaries: The False Imperial Brother Rilis Maret 2027, Ini Detailnya!
9 hours ago
Is It Wrong to Try to Pick Up Girls in a Dungeon? Frontier Zero Resmi Diumumkan
10 hours ago
Komentar
0 komentar di artikel ini
Komentar memakai akun Mokultur agar moderasi dan identitas komunitas tetap rapi.