Review

Cyberpunk Edgerunners 2 Review: Mencari Happy Ending di Night City!

Membawa empat karakter utama sekaligus, Cyberpunk: Edgerunners 2 sukses memperluas semesta Night City. Simak ulasan lengkap tentang alur cerita yang padat, animasi memukau khas Studio Trigger, dan hubungannya dengan season pertama!

👁 10
Review Score
8.5
dari 10
Review Highlight

Cyberpunk: Edgerunners 2 sukses memperluas semesta Night City dengan berfokus pada 4 karakter utama. Meski awalnya membingungkan, sekuel ini menghadirkan aksi brutal, visual eksperimental, dan konklusi memuaskan.

Score 8.5/10 5 Kelebihan 2 Kekurangan
Kelebihan
  • Fokus ke 4 karakter utama bikin cerita lebih kaya.
  • Visual aksi makin gore, brutal, dan memanjakan mata.
  • Gaya animasi eksperimental sukses ngebangun intensitas.
  • Soundtrack dan scoring dieksekusi dengan sangat pas.
  • Masih ada impact kuat dari legasi di season pertama.
Kekurangan
  • Plot di 2 episode awal terasa sangat berat dan membingungkan.
  • Hubungan antar karakternya kurang terasa.
Kesimpulan

Sangat memuaskan! Anime ini wajib ditonton dan sukses jadi sekuel yang solid. Eksekusi tema kejahatan korporat, balas dendam, hingga depresinya di-deliver dengan sangat baik.

4 MC dan Cerita yang Kompleks

Cerita season ini berfokus pada empat main character dengan latar belakang beda-beda. Ada Roman, anak yang terobsesi ngerekam semua kejadian di Night City pake kameranya, “D” seorang Netrunner yang punya misi balas dendam atas pembantaian klannya, Weak Kingsley veteran prajurit bayaran yang lagi struggle sama cyberpsychosis, dan Talia cewek yang suka memodifikasi tubuhnya dengan berbagai macam implan.

Karena MC di anime ini ada 4 cangkupan ceritanya jauh lebih luas dan kompleks ketimbang season 1 animenya, mulai dari balas dendam, evil corporation, sampe tekanan mental yang dialami setiap karakternya.

Awal yang Cukup Membingungkan

Jujur, plot awal anime ini cukup membingungkan, apalagi di dua episode pertamanya. Penonton bakal dicekoki banyak banget informasi sekaligus. Tapi ini bisa dimaklumi, karena ngenalin empat MC dengan backstory rumit jelas bikin pacing cerita terasa berat di awal.

edgerunners 1-6

Untungnya, masuk ke episode 4 ke atas, rasa bingung itu bakal terbayar lunas. Plot dari semua karakter mulai menyatu jadi satu cerita yang padat dan menarik banget buat diikutin.

Hubungan dengan Season 1

Walaupun dibilangnya standalone dengan karakter baru, impact dan hubungan dari season pertamanya masih kerasa kuat banget di sini. Warisan dari David Martinez dan misi yang pernah dia jalanin bareng crew-nya dulu ngasih efek terhadap nasib para karakter di season kedua ini (emang efek dari “anak emas CDPR” gk main-main wkwk).

edgerunners 1-6

Unik, Gore, dan Eksperimental

Studio Trigger tetep konsisten ngasih visual top tier. Walaupun director-nya beda dengan season 1 nya tapi kualitas animasinya gak ada downgrade, malah adegan aksinya makin gore, brutal, dan penuh warna neon yang manjain mata, ini juga membuktikan pengalaman Ikarashi Kai sebagai director season 2 nya yg sudah terlibat dengan berbagai macam project besar sebelumnya.

Trigger juga berani masukin art style yang absurd dan eksperimental buat ngegambarin momen dark atau depresi dari tiap karakternya. Hasilnya, vibe ceritanya jadi kerasa lebih intens dan mencekam, apalagi ekspresi frustrasi karakternya tergambar sangat jelas.

edgerunners 1-6

Kurang dalam tapi akhirnya memuaskan

Sedikit kekurangan dan dari Cyberpunk Edgerunners 2 adalah hubungan antar karakternya yang terasa kurang kuat dan intens dibandingkan season pertamanya, ini juga yang membuat penonton kurang terasa dekat dengan karakter yang ada di dalamnya. Tapi bukan berarti penulisannya jelek.

Walaupun begitu Edgerunners 2 sukses menghadirkan ending yang terasa memuaskan, kalo kalian merasa sakit hati tapi nyesek setelah nonton s1 nya, maka kalian akan merasa nyesek tapi puas setelah menonton s2 nya.

edgerunners 1-6

Soundtrack dan Scoring yang Perfect

Eksekusi scoring di Edgerunners 2 ini bener-bener gokil. Sound effect dan soundtrack-nya sukses di deliver dengan perfect, bikin scene depresi sampai adegan actionnya kerasa jauh lebih hidup dan emosional, special highlight buat final actionnya beneran bagus lagunya juga matching banget merinding cik

Selain itu, deretan lagunya kayak “Watson”, “High Forever”, “Worth It”, dan “You Can’t Run From Me” juga enak-enak dan gampang nyantol di kuping.

Apakah Layak Ditonton?

Cyberpunk: Edgerunners 2 berhasil membawa dunia Night City jadi terasa lebih luas dan kaya dibanding season 1 karena fokusnya langsung ke empat karakter sekaligus. Walaupun pacing awalnya berat, konklusinya dieksekusi dengan sangat memuaskan.

Elemen kejahatan korporat, aksi memukau, balas dendam, sampai tema depresi yang nyesek berhasil di deliver dengan epik. Sangat rekomen buat kalian tonton SANGAT SANGAT!!!

edgerunners 1-6

Komentar

0 komentar di artikel ini

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.