Manga

Mangaka Araido Kagiri Klarifikasi dan Terima Ancaman Terkait Isu NTR di Manga Osananajimi ni Najimitai

Penggemar yang terbiasa dengan gaya penceritaan romansa murninya dibuat heboh akibat unggahan ilustrasi di akun X miliknya pada akhir Agustus, yang dinilai memberi nuansa atau indikasi alur cerita Netorare (NTR/perselingkuhan).

👁 1

Penulis dan ilustrator ternama Araido Kagiri, yang dikenal lewat karya komedi romantis hangat seperti Jiisan Baasan Wakagaeru (Grandpa and Grandma Turn Young Again), baru-baru ini terseret dalam gelombang kontroversi besar.

Penggemar yang terbiasa dengan gaya penceritaan romansa murninya dibuat heboh akibat unggahan ilustrasi di akun X miliknya pada akhir Agustus, yang dinilai memberi nuansa atau indikasi alur cerita Netorare (NTR/perselingkuhan).

Ilustrasi Viral dan Reaksi Ekstrem Komunitas

NTR

Unggahan ilustrasi tersebut mendadak viral hingga meraup lebih dari 2 juta tayangan di platform X. Sayangnya, reaksi sebagian pembaca berujung sangat ekstrem:

  • Tuduhan Pengkhianatan: Sebagian penggemar setia, termasuk para pendukung di platform Fanbox berlangganan—merasa dikhianati karena Araido Kagiri dikenal konsisten menyajikan hubungan romansa murni (pure love).

  • Ancaman Pembunuhan: Kontroversi memuncak ketika Araido Kagiri dan keluarganya mulai menerima serangkaian ancaman pembunuhan serta intimidasi dari pihak-pihak yang meluapkan kemarahan atas spekulasi alur cerita tersebut.

Pernyataan Resmi dan Ditegaskannya Pure Love

Menanggapi situasi yang semakin tidak kondusif, Araido Kagiri mempublikasikan pernyataan resmi melalui situs pendukung Fanbox untuk meredakan kekhawatiran para pembaca:

  1. Jaminan Akhir Cerita Murni: Sang mangaka menegaskan secara lugas bahwa cerita Osananajimi ni Najimitai sama sekali tidak akan mengarah ke alur NTR. Ia menjamin bahwa hubungan cinta masa kecil para karakter utama tetap murni hingga akhir.

  2. Klarifikasi Tag Pixiv: Kagiri menjelaskan bahwa kemunculan tag "NTR" pada karyanya di Pixiv bukanlah tindakannya, melainkan ulah pihak asing yang menyuntingnya tanpa mengetahui akhir cerita sebenarnya.

  3. Draft 7 Minggu Sudah Selesai: Ia mengungkapkan bahwa karya ilustrasi untuk 7 minggu ke depan telah diselesaikan sepenuhnya. Artinya, alur cerita yang murni tersebut memang sudah direncanakan sejak awal dan bukan hasil revisi mendadak akibat tekanan publik.

  4. Rilis Cerita Lebih Awal: Demi menenangkan ketegangan di antara para pembaca, ia memutuskan untuk merilis bagian kelanjutan cerita tersebut lebih cepat dari jadwal semula bagi para pendukungnya di situs Fanbox.

Fenomena Reaksi Ekstrem Terhadap Perubahan Genre

Kasus yang menimpa Araido Kagiri menambah panjang daftar komikus romansa yang mengalami intimidasi serupa di industri manga. Sebelumnya, beberapa pengembang karya seperti Wakana (2023) hingga Mosu juga sempat menjadi sasaran ancaman pembunuhan dari oknum pembaca saat karya mereka diisukan atau mulai bergeser dari genre romansa murni menuju tema netorare.

Komentar

0 komentar di artikel ini

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.