Game

Presiden SEGA Sebut Mereka yang Tidak Pernah Main Gamenya Tetap Disebut Fans

Presiden SEGA sendiri mengonfirmasi bahwa ada lonjakan jumlah "penggemar" yang menikmati waralaba mereka tanpa pernah memainkannya.

👁 2

Kamu pernah mendengar meme komunitas Persona tentang penggemar yang sebenarnya belum pernah menyentuh gimnya sama sekali? Ternyata, fenomena ini bukan sekadar lelucon internet.

Presiden SEGA sendiri mengonfirmasi bahwa ada lonjakan jumlah "penggemar" yang menikmati waralaba mereka tanpa pernah memainkannya. Bahkan, tingkat keterikatan (engagement) kelompok ini terkadang bisa lebih tinggi dibanding para pemain gimnya sendiri.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Presiden SEGA, Shuji Utsumi, dalam sebuah wawancara bersama Nikkei. Ia menjelaskan bagaimana strategi ekspansi Kekayaan Intelektual (IP) perusahaan mulai menjangkau audiens di luar media video gim tradisional.

Like a Dragon Jadi Contoh Utama

SEGA

Salah satu waralaba yang menunjukkan pergeseran audiens ini adalah Like a Dragon (sebelumnya dikenal sebagai Yakuza di Barat). Menurut Utsumi, banyak orang mengenal dunia Like a Dragon bukan dari stick controller, melainkan melalui:

  • Video resmi di YouTube dan potongan konten media sosial.

  • Siaran langsung (live streaming) dan gameplay dari para kreator konten.

  • Produk berlisensi, merchandise, dan barang koleksi.

Pihak SEGA tetap menganggap kelompok ini sebagai bagian sah dari komunitas penggemar mereka.

Menariknya, Utsumi mengungkapkan bahwa sekitar 60% hingga 70% konsumen produk turunan Like a Dragon adalah perempuan. Karakter ikonik seperti Kazuma Kiryu, Goro Majima, dan Ichiban Kasuga terbukti sukses menyedot perhatian audiens wanita secara luas lewat daya tarik visual dan cerita mereka.

Efektivitas Strategi Transmedia

SEGA

Perubahan perilaku konsumen ini dipicu oleh strategi transmedia, konsep membawa sebuah waralaba masuk ke berbagai format media. Alih-alih hanya bergantung pada konsol atau PC, SEGA memperluas IP mereka seperti Sonic the Hedgehog, Persona, dan Like a Dragon ke dalam bentuk:

  • Film layar lebar dan serial televisi

  • Anime dan manga

  • Konser musik dan acara live

  • Kolaborasi merek dan produk berlisensi

Pergeseran Cara Menikmati Karya

Jika dahulu seseorang harus memiliki konsol dan membeli gim untuk menikmati sebuah seri, kini aksesnya jauh lebih fleksibel. Seseorang bisa menjadi penggemar setia hanya dengan menonton streamer di Twitch, melihat potongan klip di TikTok, mendengarkan soundtrack-nya, atau mengoleksi action figure karakter favorit mereka.

Komentar

0 komentar di artikel ini

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.