Cygames Edge Umumkan Where the Seeds Fall, Game Petualangan Singkat dengan Konsep Unik
Cygames Edge mengumumkan Where the Seeds Fall, game action-adventure platformer berdurasi tiga jam dengan mode time trial untuk speedrunner.
Cygames kembali memperluas langkahnya di industri game melalui Cygames Edge, divisi baru yang berfokus pada pengembangan gim berukuran lebih kecil dengan tim yang lebih ramping. Salah satu proyek yang tengah dikembangkan adalah Where the Seeds Fall, sebuah game action-adventure platformer dengan konsep yang cukup unik. Berbeda dari proyek AAA yang selama ini dikenal melalui pengembangan berskala besar, Cygames Edge ingin menghadirkan lebih banyak judul unik dalam waktu yang lebih teratur. Pendekatan tersebut memungkinkan tim pengembang mengerjakan proyek yang lebih terfokus sekaligus memberikan kesempatan bagi para developer untuk mengembangkan kemampuan mereka.
Where the Seeds Fall Hadir dengan Petualangan Singkat

Where the Seeds Fall menawarkan pengalaman bermain yang diperkirakan berlangsung sekitar tiga jam. Dalam game ini, pemain akan melakukan perjalanan menuruni sebuah pohon raksasa melalui gameplay yang menggabungkan elemen aksi, petualangan, dan platforming. Meski memiliki durasi utama yang relatif singkat, Cygames Edge tetap menyiapkan sejumlah fitur tambahan untuk meningkatkan nilai replayability. Salah satunya adalah mode time trial yang ditujukan bagi pemain yang ingin menyelesaikan permainan dalam waktu secepat mungkin, termasuk para penggemar speedrun. Pengembangan Where the Seeds Fall dilakukan oleh tim Cygames yang bekerja sama dengan ZEREO Inc. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari pendekatan Cygames Edge dalam mengembangkan proyek dengan skala yang lebih terukur dibandingkan produksi game AAA.
Strategi Baru Cygames dalam Mengembangkan Game

Langkah Cygames Edge hadir setelah beberapa proyek besar Cygames membutuhkan waktu pengembangan yang cukup panjang. Salah satu contohnya adalah Granblue Fantasy: Relink yang sebelumnya dikembangkan bersama PlatinumGames sebelum akhirnya pengembangannya ditangani secara internal oleh Cygames. Game tersebut pertama kali diumumkan pada 2016 dan baru dirilis pada 2024, sebelum kemudian mendapatkan ekspansi. Sementara itu, beberapa proyek lain seperti Project Awakening dan Garnet Arena: Mages of Magicary juga telah lama diperkenalkan kepada publik, tetapi belum mendapatkan banyak informasi terbaru mengenai perkembangannya. Cygames sebelumnya memastikan bahwa kedua proyek tersebut masih berada dalam tahap pengembangan.
Melalui Cygames Edge, perusahaan tampaknya ingin mengambil pendekatan berbeda dengan membuat proyek yang lebih kecil, memiliki cakupan lebih terkontrol, serta dapat dirilis secara berkala. Konsep ini juga memiliki kemiripan dengan inisiatif dari sejumlah perusahaan game Jepang lainnya, salah satunya GYAAR Studio milik Bandai Namco Studios. Model tersebut memberikan kesempatan bagi kelompok developer yang lebih kecil untuk mengerjakan proyek mandiri sekaligus mengasah kemampuan mereka melalui proses pengembangan game dari awal hingga selesai. Dengan Where the Seeds Fall, Cygames Edge berpotensi menjadi wadah baru bagi Cygames untuk menghadirkan game-game eksperimental dengan konsep yang berbeda dari proyek utama mereka.
Editor : Muhammad Zaki
Rekomendasi
Kolaborasi Genshin Impact Crunchyroll Versi 7.0 Bagikan Pet Eksklusif dan Primogem
3 weeks ago
Rekor Terburuk! 10 Pengembang Game Mobile Jepang Bangkrut Sepanjang 2026 akibat Persaingan Sengit
3 weeks ago
Update Wuthering Waves 3.6 Janjikan Kenaikkan 10 FPS
4 weeks ago
Game Project RX Nexon Games Janjikan Pengalaman yang Berbeda dari Blue Archive
4 weeks ago
Komentar
0 komentar di artikel ini
Komentar memakai akun Mokultur agar moderasi dan identitas komunitas tetap rapi.