ESports

M Zubair Juarai Tekken 8 Esports World Cup 2026 Usai Bantai LowHigh 5-0

Hasil ini sangat mengejutkan mengingat LowHigh merupakan veteran asal Korea Selatan yang memegang gelar juara Tekken World Tour Finals 2025 dan baru saja menumbangkan ULSAN di babak Top 8.

👁 11
Daftar Isi
  1. Perjalanan Dramatis dari Jalur LCQ hingga Bantai Veteran
  2. Bonus Hadiah Melimpah dan Bukti Potensi Komunitas Pakistan

Panggung kompetitif gim bertarung kembali dibuat gempar setelah perwakilan dari Asia Selatan, M Zubair juara Tekken 8 Esports World Cup 2026 di Riyadh.

Kejutan ini terasa sangat spesial mengingat nama M Zubair ini sebelumnya kurang dikenal di kancah global.

Ia lebih banyak mengasah kemampuan di turnamen lokal sebelum akhirnya dipinang oleh organisasi All Gamers Esports untuk bertanding di level internasional.

Perjalanan Dramatis dari Jalur LCQ hingga Bantai Veteran

Perjalanan sang juara menuju puncak podium terbilang bagai mimpi. Ia awalnya harus mengamankan tiket terakhir terlebih dahulu dengan menjuarai fase kualifikasi EWC Last Chance Qualifier.

Begitu melenggang ke panggung utama EWC 2026, ia tampil sangat dominan dan melibas hampir seluruh kompetitor kelas dunia tanpa ampun.

Puncaknya terjadi pada babak Grand Final EWC Tekken 8 LowHigh, di mana M. Zubair menang telak dengan skor bersih 5-0.

Hasil ini sangat mengejutkan mengingat LowHigh merupakan veteran asal Korea Selatan yang memegang gelar juara Tekken World Tour Finals 2025 dan baru saja menumbangkan ULSAN di babak Top 8.

Dominasi mutlak Zubair bahkan mencatatkan rekor laga final tercepat sepanjang sejarah turnamen tersebut.

Bonus Hadiah Melimpah dan Bukti Potensi Komunitas Pakistan

Atas performa luar biasa menjuarai turnamen utama lewat jalur kualifikasi terakhir, Zubair dianugerahi penghargaan khusus Jafonso Award Esports World Cup dengan bonus uang tunai sebesar USD 50.000.

Hadiah ini melengkapi total ganjaran USD 250.000 yang ia dapatkan sebagai juara pertama, sekaligus memberikannya tiket otomatis ke ajang Tekken World Tour Finals 2026.

Kemenangan ini mencatatkan rekor empat kali juara berturut-turut dalam turnamen yang diikuti oleh M. Zubair.

Pencapaian ini sekaligus menjadi bukti kuat bahwa Pakistan menyimpan jajaran pro player berbakat tingkat dunia yang sering kali terhalang tampil di kancah internasional akibat kendala biaya perjalanan dan rumitnya pengurusan visa.

Komentar

0 komentar di artikel ini

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.