Game

Pemain Indonesia Juara Holographic Overdrive Wuthering Waves di Thailand

Dalam ajang tingkat Asia Tenggara yang diselenggarakan oleh AIS eSports di Bangkok, Thailand, perwakilan dari Tanah Air berhasil menyabet gelar juara utama.

👁 16
Daftar Isi
  1. Ajang Speedrun Resmi Besutan Kuro Games dan AIS eSports
  2. Total Hadiah dan Dominasi Perwakilan Indonesia

Meskipun pada dasarnya dirancang sebagai permainan single-player, komunitas gim ini tetap menemukan cara kreatif untuk menciptakan tensi kompetitif.

Gelaran pemain Indonesia juara Holographic Overdrive Wuthering Waves baru-baru ini menjadi buktinya.

Dalam ajang tingkat Asia Tenggara yang diselenggarakan oleh AIS eSports di Bangkok, Thailand, perwakilan dari Tanah Air berhasil menyabet gelar juara utama setelah menumbangkan deretan gamer tangguh lainnya dari berbagai negara.

Ajang Speedrun Resmi Besutan Kuro Games dan AIS eSports

wuwa

Ajang bertajuk turnamen Wuthering Waves 2026 ini mengantongi dukungan penuh secara resmi dari Kuro Games selaku pihak pengembang.

Berlangsung pada kurun waktu 25–26 Juli dan 1–2 Agustus lalu, kompetisi ini mengadu ketangkasan para peserta dalam melakukan speedrun Tactical Hologram Wuthering Waves, yakni mode mengalahkan berbagai bos tangguh pada tingkat kesulitan tertinggi.

Di partai puncak, kontingen asal Indonesia bernama ragingzet Dosen WuWa (panggilan akrabnya di kalangan komunitas lokal) keluar sebagai pemenang usai mengalahkan tuan rumah, Futazila dari Thailand.

Total Hadiah dan Dominasi Perwakilan Indonesia

wuwa

Partisipasi dalam turnamen Kuro Games AIS eSports ini memperebutkan total hadiah uang tunai mencapai 10.700 Dolar AS (sekitar Rp192 juta).

Sebagai juara pertama, ragingzet berhak membawa pulang hadiah utama sebesar 2.200 Dolar AS atau setara Rp39,6 juta. Tak hanya juara utama, seluruh peserta yang gugur di babak kualifikasi pun tetap mendapatkan apresiasi berupa uang tunai.

Menariknya, Indonesia tampil sangat mendominasi di daftar papan atas turnamen ini.

Selain ragingzet di posisi pertama, nama-nama seperti Eqwr, Erukidu, Zaphkiell, Zanmiyaaz, hingga Inztict juga berhasil menembus jajaran 12 besar dan membawa pulang hadiah uang tunai.

Berikut daftar lengkap pemenang turnamen tersebut:

  • Juara 1: ragingzet (Indonesia) – 2.200 USD
  • Juara 2: Futazila (Thailand) – 1.800 USD
  • Juara 3: MCW (Thailand) – 1.500 USD
  • Juara 4: ThanhLongGTL (Vietnam) – 1.200 USD
  • Juara 6–8 (masing-masing 600 USD): Eqwr (Indonesia), Erukidu (Indonesia), FrechNaNo (Thailand), Zaphkiell (Indonesia)
  • Juara 9–12 (masing-masing 400 USD): Zanmiyaaz (Indonesia), Inztict (Indonesia), Phoebe (Vietnam), Ryoja (Filipina)

Pencapaian ini membuktikan bahwa komunitas gim lokal tidak hanya aktif memainkan permainannya, tetapi juga memiliki kemampuan teknis (skill) yang sanggup bersaing di tingkat regional. Bagaimana pendapatmu mengenai prestasi membanggakan dari Dosen WuWa ini?

Komentar

0 komentar di artikel ini

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.