Sejarah Isekai Mulai Dari Masa Keemasannya Hingga Menjadi Sebuah Slop
Sejarah genre isekai yang populer
Sejarah Awal Isekai
Sebelum genre ini dinamain "isekai", konsepnya udah lama banget ada. Akarnya dari folklore Jepang, Urashima Tarou cerita nelayan yang menyelamatkan kura-kura terus dibawa ke kerajaan bawah laut, eh pas balik ke desanya udah 100 tahun kemudian. Pola kayak gini juga muncul di sastra Barat, kayak Alice's Adventures in Wonderland (1865) dan The Wonderful Wizard of Oz (1900), di mana karakter biasa tiba-tiba "kesedot" ke dunia lain.

Anime Isekai Pertama Itu Bukan SAO
Kalau ngomongin karya isekai modern pertama versi novel, itu adalah Warrior from Another World (1979) karya Haruka Takachiho. Sedangkan anime isekai pertamanya sendiri adalah Aura Battler Dunbine (1983), disutradarain oleh Yoshiyuki Tomino sang legenda yang menciptakan serial anime Gundam bersama tim kreatif Sunrise.

Anime Populer Isekai di Era 90-an
Masuk ke era 90-an, The Twelve Kingdoms ikut bantu ngepopulerin genre ini secara luas. Ada juga judul-judul lain kayak Fushigi Yuugi, El-Hazard, dan Mashin Hero Wataru. Terus di 2004, Zero no Tsukaima jadi salah satu tonggak penting karena fan fiction-nya berkembang pesat di situs Shousetsuka ni Narou, dan dari situlah cikal bakal ledakan "Narou novels" mulai muncul.

SAO Titik Balik yang Bikin Isekai Meledak
Titik balik yang bikin isekai bener-bener meledak itu adalah hadirnya Sword Art Online. Di 2012, adaptasi anime Sword Art Online tayang dan langsung dianggap sebagai pionir modern genre isekai meski kata Isekai kurang cocok karena SAO sendiri lebih ke VRMMO dibandingkan Isekai definisi Isekai sekarng. Tapi SAO ini yang mempopulerkan format isekai bertema game/VR dan bikin ledakan web novel isekai di Shousetsuka ni Narou, dan setelah itu semakin banyak anime bertema isekai bagus yang ikut rilis seperti Log Horizon, Overlord dan Re Zero yang semakin mempopulerkan genre tsb.

15% Anime Baru 2024 Itu Isekai
Data dari Anime News Network nunjukkin kalo di 2024 aja, isekai udah nyumbang 15% dari semua anime TV baru yang rilis total ada 34 judul. Belum lagi, jumlah judul isekai baru tumbuh 143% cuma dalam rentang 2020-2024. Bahkan lebih dari separuh isekai yang pernah dibuat sepanjang sejarah, itu diproduksi sejak tahun 2020.

Kenapa Adaptasinya bisa Numpuk?
Kenapa sih adaptasi isekai numpuk banget? Jadi biasanya penerbit tuh mindai web novel yang lagi populer di Narou, terus fast-track jadiin light novel sampe anime kadang cuma butuh sekitar 2 tahun doang dari terbit ke tayang. Formula "protagonis OP + reinkarnasi + harem" jadi pilihan paling aman buat produser, soalnya udah kebukti laku, bukan karena orisinalitas ceritanya.

Mulainya Isekai Slop
Nah ini yang bikin genre isekai mulai dipandang sebelah mata sama fans-nya sendiri yaitu munculnya istilah "isekai slop". Istilah ini dipake buat nyebut karya yang keliatan dibikin asal-asalan kayak pabrikan, template banget, minim orisinalitas. Tapi walaupun begitu isekai sendiri masih jadi genre yang cukup menarik, semua tergantung ke tangan seorang penulis contohnya seperti Mushoku Tensei walaupun pake template generik OP + Harem + Fantasy medieval tapi bisa sukses karena pengemasan ceritanya yang bagus.

Alasan Isekai di Pandang Buruk
Isekai dipandang buruk karena publisher pada latah ngadaptasi web novel yang lagi rame di Narou, padahal ceritanya itu-itu aja OP, reinkarnasi, harem doang. Penulisnya juga banyak yang nulis asal kaga niat develop karakter yg meraka tulis, trus gak punya alur cerita yang jelas dari awal. Ditambah studio yang buru-buru garap sampe hasilnya berantakan. Tapi buktinya bukan ceritanya yang salah liat aja Mushoku Tensei, walaupun pake template generic tapi tetep dianggap terbaik karena digarap dengan niat dan sepenuh hati.

Rekomendasi
To You in the Beyond Rilis Key Visual, Akan Tayang 9 Oktober di Jepang
3 hours ago
Anime Tune In to the Midnight Heart Season 2 Tayang Tahun 2027
22 hours ago
Manga Sometimes Even Reality Is a Lie! Resmi Dapatkan Adaptasi Anime
1 day ago
Wuthering Waves: Elysium Resmi Diumumkan, Garapan Kuro Onroad
2 days ago
Komentar
0 komentar di artikel ini
Komentar memakai akun Mokultur agar moderasi dan identitas komunitas tetap rapi.