Game

Nasib Pahit Dev. Edge of Eternity, Resmi Tutup Usai Gagal Diakuisisi

Nasib kurang beruntung dialami oleh Midgar Studio selaku Dev. Edge of Eternity. Jérémy Zeler-Maury umumkan perusahaannya resmi ditutup hari ini.

👁 16
Daftar Isi
  1. Kegagalan Akuisisi Berujung Likuidasi Dev. Edge of Eternity
  2. Nasib Mantan Karyawan Midgar Studio dan Game Terdahulu

Industri game dunia kembali membawa kabar duka bagi para penggemarnya. Kali ini, Midgar Studio yang dikenal luas sebagai Dev. Edge of Eternity harus menelan pil pahit setelah pengadilan memerintahkan proses likuidasi perusahaan secara menyeluruh. Developer asal Prancis yang telah berkarya menelurkan berbagai inovasi unik ini terpaksa menghentikan napas operasinya lantaran ketiadaan investor baru yang bersedia menyambung hidup perusahaan.

PlayStation Tinggalkan Game Fisik, Eks Valve Salahkan Gamer?PlayStation Tinggalkan Game Fisik, Eks Valve Salahkan Gamer?

Kegagalan Akuisisi Berujung Likuidasi Dev. Edge of Eternity

Informasi menyedihkan ini disampaikan secara langsung oleh Jérémy Zeler-Maury, yang menjabat sebagai salah satu pendiri sekaligus CTO dari Midgar Studio. Melalui unggahan di akun LinkedIn pribadinya, ia mengonfirmasi bahwa Dev. Edge of Eternity tersebut resmi ditutup. Selama beberapa pekan terakhir, pihak manajemen dan tim sebenarnya sudah berusaha keras mencari perusahaan yang bersedia melakukan proses akuisisi agar roda perusahaan tetap berputar. Namun, meski telah menelusuri berbagai kemungkinan dan berdiskusi dengan sejumlah mitra potensial, tidak ada satupun kesepakatan yang berhasil dicapai hingga batas waktu proses hukum di pengadilan berakhir.

Nasib Mantan Karyawan Midgar Studio dan Game Terdahulu

Berdiri sejak tahun 2008, Midgar Studio telah menghabiskan waktu selama 18 tahun untuk meracik deretan game yang kental dengan perpaduan desain Prancis dan Jepang, sebut saja seperti judul populer Hover. Penutupan mendadak ini tentu membuat proyek ambisius mereka selanjutnya, yakni Edge of Memories, menjadi tidak jelas arah dan masa depannya.

Meski harus menghadapi kenyataan pahit bahwa perusahaannya telah hancur, Jérémy Zeler-Maury tetap menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap nasib timnya. Ia secara terbuka mengajak studio, publisher, hingga perekrut di industri game untuk mempertimbangkan stafnya yang kini kehilangan pekerjaan, dengan menegaskan bahwa ‘kemampuan dan pengalaman para anggota tim tetap menjadi aset berharga’. Tidak lupa, ia juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kelangsungan Dev. Edge of Eternity selama ini. Bagi para pemain setia, tidak perlu khawatir, karena seluruh karya lama mereka dipastikan tetap tersedia dan bisa dimainkan secara normal di berbagai platform.

Komentar

0 komentar di artikel ini

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.