Final Fantasy XIV Mobile Batal Rilis Global, Versi China Tutup Layanan
Final Fantasy XIV Mobile resmi dibatalkan secara global setelah kerja sama Tencent dan Square Enix berakhir. Serta server China tutup pada 30 September 2026.
Kabar kurang menyenangkan datang bagi para penggemar Final Fantasy XIV Mobile. LightSpeed Studios mengumumkan bahwa versi China dari game tersebut akan resmi mengakhiri layanannya pada 30 September 2026 di platform Android dan iOS. Pengumuman ini sekaligus menandai berakhirnya perjalanan game yang sebelumnya sempat menarik perhatian para pemain. Tak hanya penutupan server di China, LightSpeed Studios juga mengonfirmasi bahwa versi global Final Fantasy XIV Mobile resmi dibatalkan.
Proyek yang sebelumnya direncanakan untuk dirilis secara internasional dipastikan tidak lagi berada dalam tahap pengembangan dan tidak akan dilanjutkan. Keputusan tersebut diambil setelah Tencent dan Square Enix sepakat mengakhiri kerja sama lisensi untuk pengembangan Final Fantasy XIV Mobile. Berakhirnya perjanjian tersebut membuat seluruh pengembangan game, termasuk rencana peluncuran global, ikut dihentikan.
Sebelumnya, Final Fantasy XIV Mobile sempat menjadi salah satu proyek yang paling dinantikan karena diharapkan mampu menghadirkan pengalaman MMORPG ikonik Final Fantasy XIV ke perangkat seluler. Namun, berakhirnya kerja sama antara kedua perusahaan membuat harapan tersebut harus pupus.

Hingga saat ini, belum ada informasi mengenai kemungkinan proyek serupa akan kembali dikembangkan di masa mendatang. Sementara itu, para pemain yang masih aktif di versi China hanya dapat menikmati permainan hingga layanan resmi ditutup pada akhir September 2026.
Editor : Muhammad Zaki
Rekomendasi
Gawat! Main GTA 6 di PS5 Terancam Seret, 60 FPS Cuma Mimpi?
2 hours ago
EA Pastikan Seri Need for Speed Resmi Masuk Masa Vakum Tanpa Batas Waktu
2 hours ago
Arknights Endfield Minta Maaf ke Pemain Korea Gara-Gara Animasi Ini
2 hours ago
Sony Hentikan Produksi Disc, GOG Beri Solusi Jenial untuk Gamer PC
2 hours ago
Komentar
0 komentar di artikel ini
Komentar memakai akun Mokultur agar moderasi dan identitas komunitas tetap rapi.