Manga

Shueisha Hentikan Penjualan Manga Marvel di Jepang, Kerja Sama dengan Disney Berakhir September 2026

Sebagai bagian dari proses berakhirnya lisensi, Shueisha akan mulai menghapus versi digital sejumlah judul Marvel secara bertahap antara 28 hingga 30 September 2026, tergantung pada masing-masing layanan distribusi digital.

👁 11
Daftar Isi
  1. Sejumlah Manga Marvel Akan Dihapus dari Toko Digital
  2. Versi Fisik Tidak Dicetak Ulang
  3. Bagian dari Perubahan Lisensi Marvel di Jepang
  4. Penggemar Bereaksi di Media Sosial

Shueisha resmi mengumumkan akan menghentikan penerbitan dan distribusi manga berbasis karakter Marvel di Jepang setelah kontrak lisensinya dengan Walt Disney Jepang berakhir pada 30 September 2026.

Keputusan tersebut akan berdampak pada sejumlah manga hasil kolaborasi yang sebelumnya diterbitkan melalui platform Shonen Jump+, baik dalam format fisik maupun digital.

Sejumlah Manga Marvel Akan Dihapus dari Toko Digital

Sebagai bagian dari proses berakhirnya lisensi, Shueisha akan mulai menghapus versi digital sejumlah judul Marvel secara bertahap antara 28 hingga 30 September 2026, tergantung pada masing-masing layanan distribusi digital.

Beberapa manga yang terdampak antara lain:

  • Deadpool: Samurai
  • Spider-Man: Kizuna
  • Spider-Man: Octo-Girl
  • Secret Reverse
  • Marvel × Shonen Jump+ Super Collaboration

Seluruh judul tersebut diketahui telah menyelesaikan masa serialisasinya sebelum pengumuman ini dibuat.

Versi Fisik Tidak Dicetak Ulang

Deadpool Samurai

Selain penarikan versi digital, Shueisha juga memastikan bahwa seluruh volume cetak yang menggunakan lisensi Marvel tidak akan mendapatkan cetak ulang setelah kontrak berakhir.

Meski demikian, stok fisik yang masih tersedia di toko buku tetap akan dijual hingga habis.

Sementara itu, pembaca yang telah membeli versi digital sebelum penghapusan dilakukan tidak perlu khawatir.

Shueisha menjelaskan bahwa pembeli tetap dapat mengakses manga yang telah mereka miliki, mengikuti kebijakan masing-masing platform distribusi digital.

Bagian dari Perubahan Lisensi Marvel di Jepang

Berakhirnya kerja sama antara Shueisha dan Walt Disney Jepang disebut menjadi bagian dari perubahan yang lebih luas terkait lisensi Marvel di Jepang.

Sebelumnya, kerja sama lain yang dikelola oleh Sho-Pro Books juga telah berakhir pada awal tahun ini.

Meski demikian, kolaborasi Marvel dengan kreator manga Jepang belum sepenuhnya berhenti.

Salah satu proyek yang telah diumumkan adalah kolaborasi Silent Möbius × Avengers, yang dijadwalkan dirilis secara global pada tahun 2026.

Penggemar Bereaksi di Media Sosial

Pengumuman tersebut langsung memicu berbagai reaksi dari penggemar manga di Jepang.

Sebagian pembaca mengaku akan segera membeli volume fisik seperti Deadpool: Samurai dan Spider-Man: Octo-Girl sebelum stok habis.

Ada pula yang memperkirakan beberapa judul berpotensi menjadi barang koleksi karena tidak lagi dicetak ulang di masa mendatang.

Sementara itu, sejumlah komentar bernada bercanda juga bermunculan. Beberapa penggemar berseloroh bahwa "Deadpool kembali membuat masalah", meski sebagian besar memahami bahwa penghentian penjualan ini kemungkinan besar hanya disebabkan oleh berakhirnya masa lisensi dan bukan karena faktor lain.

 

Berakhirnya kerja sama antara Shueisha dan Walt Disney Jepang menandai berakhirnya salah satu kolaborasi unik antara industri manga Jepang dan karakter superhero Marvel. Meski sejumlah judul akan segera menghilang dari etalase penjualan, pembaca yang telah mengoleksinya tetap dapat menikmati karya-karya tersebut, sementara para penggemar kini menantikan bentuk kolaborasi Marvel berikutnya yang tengah dipersiapkan di Jepang.

Komentar

0 komentar di artikel ini

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.