Operator di Balik Situs Bajakan HiAnime Ditangkap
Penangkapan ini terjadi sekitar empat bulan setelah HiAnime menghentikan seluruh operasionalnya secara tiba-tiba pada Maret 2026.
Daftar Isi
Babak baru dalam upaya pemberantasan pembajakan anime resmi dimulai. Operator HiAnime, salah satu situs streaming anime ilegal terbesar di dunia, dilaporkan telah ditangkap dalam operasi internasional yang melibatkan aparat penegak hukum dari Vietnam, Amerika Serikat, dan Alliance for Creativity and Entertainment (ACE).
Penangkapan ini terjadi sekitar empat bulan setelah HiAnime menghentikan seluruh operasionalnya secara tiba-tiba pada Maret 2026.
Tujuh Orang Ditangkap di Vietnam
Melalui pernyataan resminya, Alliance for Creativity and Entertainment (ACE) mengonfirmasi bahwa sebanyak tujuh orang yang diduga menjadi operator HiAnime telah diamankan oleh pihak berwenang di Vietnam.

Operasi tersebut dilakukan bersama Kementerian Keamanan Publik Vietnam, dengan dukungan dari Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (U.S. Department of Homeland Security) serta Departemen Kehakiman Amerika Serikat (U.S. Department of Justice).
Menurut hasil penyelidikan, para tersangka diduga terlibat dalam pelanggaran hak cipta melalui penggandaan dan distribusi film serta serial televisi secara ilegal, termasuk berbagai judul anime yang disediakan tanpa izin dari pemegang lisensi.
Penyelidikan Berlangsung Selama Berbulan-bulan
ACE menyebut penangkapan ini merupakan hasil investigasi yang telah berlangsung selama beberapa bulan sebelum akhirnya berhasil mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga berada di balik operasional HiAnime.
Kasus tersebut sekaligus menjawab spekulasi mengenai alasan di balik penutupan mendadak HiAnime pada awal tahun ini, yang sebelumnya sempat membuat banyak pengguna bertanya-tanya.
Bagian dari Operasi Global Melawan Pembajakan
Penutupan HiAnime bukan menjadi satu-satunya langkah dalam pemberantasan situs pembajakan.
Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah situs manga ilegal populer seperti HariManga, ManhwaClan, dan KunManga juga dilaporkan menghentikan operasionalnya setelah menjadi target investigasi yang telah berlangsung sejak 2023.
Menurut informasi sebelumnya, platform-platform tersebut berada dalam pemantauan perusahaan dan organisasi yang mewakili industri manga Jepang.
ACE menegaskan akan terus bekerja sama dengan pemerintah di berbagai negara untuk mengidentifikasi dan membongkar jaringan distribusi konten ilegal lainnya.
Industri Anime Semakin Ketat Melindungi Hak Cipta
Meningkatnya jumlah operasi penindakan mencerminkan semakin besarnya nilai industri anime di pasar global.
Seiring bertambahnya layanan streaming resmi yang bersaing memperoleh lisensi, perlindungan terhadap hak cipta kini menjadi salah satu prioritas utama bagi studio animasi, penerbit manga, hingga perusahaan distribusi internasional.
Selain menutup situs ilegal, berbagai perusahaan Jepang juga terus meningkatkan upaya untuk mencegah penyebaran karya mereka tanpa izin melalui kerja sama dengan organisasi antipembajakan dan aparat penegak hukum di berbagai negara.
Penangkapan operator HiAnime menjadi salah satu operasi terbesar dalam beberapa tahun terakhir dan menunjukkan bahwa kolaborasi internasional dalam memerangi pembajakan digital kini semakin intensif. Langkah ini juga menjadi sinyal bahwa situs streaming anime ilegal lainnya berpotensi menghadapi tindakan serupa apabila terbukti melanggar hak cipta.
Rekomendasi
Cloverworks Terus Catat Kerugian Meski Memproduksi Banyak Anime yang Populer
2 days ago
Witch Hat Atelier Season 2 Resmi Diumumkan, Petualangan Coco Berlanjut
4 days ago
Anime Musim Kedua MARRIAGETOXIN: Rilis Pada Tahun 2027
4 days ago
Tiket Presale Habis! Amankan General Sale Konser Centimillimental 2026 di Jakarta
4 weeks ago
Komentar
0 komentar di artikel ini
Komentar memakai akun Mokultur agar moderasi dan identitas komunitas tetap rapi.