Game

Papergames Batalkan Karakter Valko di Love and Deepspace, Kontroversi Besar Guncang Komunitas

Dalam tiga hari terakhir, Papergames merilis beberapa pernyataan resmi untuk menjelaskan situasi yang terjadi. Pernyataan kedua bahkan hanya tersedia dalam bahasa Mandarin dan berisi penjelasan lebih rinci mengenai alasan di balik pembatalan karakter tersebut.

👁 8
Daftar Isi
  1. Kontroversi Valko Berawal dari Dua Isu Besar
  2. Kode "A-0731" Memicu Perdebatan
  3. Trailer Ao Yin Ikut Menuai Kritik
  4. Papergames Bantah Berbagai Rumor tentang Valko
  5. Tekanan Komunitas Berujung Pembatalan Karakter

Developer Love and Deepspace, Papergames, resmi membatalkan karakter love interest keenam bernama Valko setelah gelombang kontroversi besar yang berkembang di China. Keputusan tersebut menjadi salah satu pembatalan konten terbesar sepanjang sejarah game ini, mengingat Valko baru diperkenalkan melalui teaser sekitar satu minggu sebelumnya.

Dalam tiga hari terakhir, Papergames merilis beberapa pernyataan resmi untuk menjelaskan situasi yang terjadi. Pernyataan kedua bahkan hanya tersedia dalam bahasa Mandarin dan berisi penjelasan lebih rinci mengenai alasan di balik pembatalan karakter tersebut.

Kontroversi Valko Berawal dari Dua Isu Besar

valko

Berdasarkan rangkuman dari berbagai diskusi komunitas, kontroversi ini dipicu oleh dua isu utama yang berkembang di China, yakni dugaan referensi terhadap sejarah sensitif Jepang serta kritik terhadap representasi keamanan perempuan dalam materi promosi game.

Kedua isu tersebut kemudian menarik perhatian media arus utama di China dan menjadi pembahasan luas di berbagai platform media sosial seperti Weibo.

Sejak teaser Valko dirilis, komunitas melaporkan adanya puluhan ribu keluhan resmi yang dikirimkan kepada Papergames, jutaan komentar pada unggahan terkait, hingga penurunan jumlah pengikut akun resmi game di berbagai platform media sosial China. Sebagian pemain juga menyerukan aksi boikot dengan menghentikan pembelian item maupun top-up di dalam game.

Kode "A-0731" Memicu Perdebatan

Salah satu kontroversi terbesar berasal dari pembaruan cerita World Underneath yang dirilis pada 21 April.

Dalam cerita tersebut terdapat dokumen eksperimen manusia dengan kode "A-0731". Sebagian pemain menganggap angka tersebut memiliki kemiripan dengan Unit 731, unit militer Kekaisaran Jepang yang dikenal melakukan eksperimen biologis dan kimia terhadap manusia selama Perang Dunia II.

Selain itu, karakter bernama Yan Song juga menjadi sorotan karena dinilai memiliki kemiripan pelafalan dengan Iwane Matsui, seorang jenderal Jepang yang kemudian dinyatakan sebagai penjahat perang.

Menanggapi kritik tersebut, Papergames menegaskan bahwa kode "A-0731" hanyalah nomor identifikasi internal tanpa maksud tersembunyi. Developer juga menyampaikan permintaan maaf dan berjanji akan memperketat proses pemeriksaan konten agar insiden serupa tidak kembali terjadi.

Trailer Ao Yin Ikut Menuai Kritik

Kontroversi lain muncul dari materi promosi karakter Ao Yin, karakter bertema manusia serigala yang diperkenalkan sebelum Valko.

Dalam trailer tersebut, Ao Yin digambarkan memasuki rumah karakter utama dengan dialog yang oleh sebagian pemain dianggap berpotensi menormalisasi tindakan yang melanggar batas pribadi.

Beberapa media di China juga menilai adegan tersebut dapat memberikan kesan romantisasi terhadap perilaku yang tidak pantas dalam hubungan.

Selain itu, kalimat promosi "mandi di panci" yang muncul dalam siaran langsung pada 25 Juni turut menuai kritik. Sebagian pemain mengaitkan frasa tersebut dengan sebuah kasus kriminal yang pernah terjadi di China.

Papergames menjelaskan bahwa kalimat tersebut sebenarnya hanya merujuk pada fitur Home 2.0 Kitchen dalam game dan sama sekali tidak memiliki hubungan dengan peristiwa yang dimaksud. Materi promosi terkait kemudian dihapus untuk menghindari kesalahpahaman lebih lanjut.

Papergames Bantah Berbagai Rumor tentang Valko

Di tengah kontroversi yang berkembang, muncul pula sejumlah rumor mengenai karakter Valko.

Beberapa di antaranya menyebut bahwa Valko dibuat khusus untuk pasar global, adanya perubahan arah pengembangan game agar lebih inklusif bagi semua gender, hingga klaim bahwa nama Valko memiliki makna tersembunyi yang berkaitan dengan sejarah Jepang.

Papergames membantah seluruh tuduhan tersebut.

Developer menjelaskan bahwa nama Valko berasal dari bahasa Slavia yang berarti serigala, sebagai simbol keberanian, kekuatan, dan kemandirian. Mereka juga menegaskan bahwa karakter tersebut tidak memiliki kaitan apa pun dengan isu sejarah maupun agenda tertentu seperti yang ramai diperbincangkan di media sosial.

Tekanan Komunitas Berujung Pembatalan Karakter

Meski berbagai rumor turut memperkeruh situasi, Papergames mengisyaratkan bahwa tekanan yang muncul akibat kontroversi sejarah menjadi faktor utama di balik keputusan membatalkan Valko.

Kasus ini menunjukkan besarnya pengaruh komunitas pemain terhadap arah pengembangan sebuah game, terutama ketika isu yang berkembang telah melibatkan media nasional dan menjadi perhatian publik secara luas.

 

Di sisi lain, kontroversi ini juga menjadi contoh bagaimana komunitas game modern mampu mengorganisasi kampanye dukungan maupun penolakan dalam skala besar yang pada akhirnya dapat memengaruhi keputusan bisnis sebuah developer.

Komentar

0 komentar di artikel ini

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama membuka diskusi.