Game

85% Penjualan Game PS5 Kini Digital, PS6 Tanpa Disc?

Sony ungkap 85% penjualan game PS5 kini digital. Tren PlayStation Store dan PS5 Digital Edition memicu spekulasi PS6 tanpa disc.

Tren pembelian game digital di ekosistem PS5, PlayStation Store, dan Sony Interactive Entertainment kini semakin dominan di industri game modern. Berdasarkan laporan finansial terbaru Sony untuk FY2025 Q4, mayoritas pemain PlayStation ternyata lebih memilih membeli game secara digital dibanding versi fisik. Perubahan perilaku konsumen ini memunculkan banyak spekulasi mengenai masa depan console PlayStation, terutama terkait kemungkinan hadirnya PS6 tanpa disc drive di tengah meningkatnya biaya produksi hardware global.

Dominasi Penjualan Digital PS5 Semakin Besar

Perubahan besar sedang terjadi di ekosistem PS5, PlayStation Store, dan game digital. Sony Interactive Entertainment mengungkap bahwa sekitar 85% penjualan game PS5 saat ini berasal dari pembelian digital, sementara distribusi game fisik hanya menyisakan sekitar 15% saja. Angka tersebut memperlihatkan bagaimana pola konsumsi gamer modern telah berubah cukup drastis dalam beberapa tahun terakhir.

Dominasi pembelian digital pada PS5, Sony Interactive Entertainment, dan PlayStation Store sebenarnya bukan sesuatu yang muncul secara tiba-tiba. Sejak generasi PlayStation sebelumnya, tren digital memang terus meningkat seiring semakin cepatnya koneksi internet dan kemudahan akses layanan online. Banyak pemain kini merasa membeli game digital jauh lebih praktis karena hanya perlu melakukan download tanpa harus pergi membeli disc fisik.

Selain itu, kehadiran PS5 Digital Edition, game digital, dan disc drive juga menjadi faktor penting yang mempercepat perubahan ini. Sony sejak awal sudah menawarkan varian console tanpa pemutar disc, sehingga sebagian pengguna PlayStation memang sejak awal telah beralih sepenuhnya ke koleksi digital. Model tersebut perlahan ikut membentuk kebiasaan baru dalam membeli game.

PS6 Mulai Dikaitkan dengan Masa Depan Tanpa Disc

Dominasi pembelian digital pada PS5, PS6, dan disc drive langsung memicu berbagai spekulasi di kalangan gamer. Banyak pihak mulai menduga bahwa Sony bisa saja mengambil langkah lebih berani pada generasi console berikutnya dengan menghilangkan disc drive sepenuhnya. Dengan mayoritas pemain kini membeli game secara digital, keberadaan media fisik dianggap tidak lagi sepenting beberapa tahun lalu.

Spekulasi mengenai PS5 Pro, PS6, dan game digital juga semakin kuat karena Sony sebelumnya telah menjual PS5 Pro tanpa disc drive bawaan. Pengguna yang masih ingin memainkan game fisik harus membeli modul tambahan secara terpisah. Strategi tersebut dianggap sebagai sinyal bahwa Sony mulai mengarahkan ekosistem PlayStation menuju era digital sepenuhnya.

DokeV Masih Tahap Awal, Pearl Abyss Fokus Kembangkan Game IniDokeV Masih Tahap Awal, Pearl Abyss Fokus Kembangkan Game Ini

Di sisi lain, kondisi industri hardware global turut memengaruhi masa depan PS5, disc drive, dan Sony Interactive Entertainment. Harga RAM, storage, serta berbagai komponen console saat ini terus mengalami kenaikan akibat krisis memori dan tingginya kebutuhan industri AI. Dalam situasi seperti ini, menghapus disc drive dianggap dapat membantu memangkas biaya produksi console generasi berikutnya.

Gamer Masih Perdebatkan Game Digital dan Fisik

Meski penjualan digital pada PS5, game fisik, dan PlayStation Store terus meningkat, perdebatan di kalangan gamer ternyata masih belum selesai. Sebagian pemain tetap merasa lebih nyaman membeli game fisik karena menganggap mereka benar-benar memiliki produk yang dibeli. Disc fisik juga dianggap lebih aman untuk koleksi jangka panjang.

Kekhawatiran lain terkait game digital, DRM, dan PS5 juga masih sering dibahas komunitas gamer. Banyak pemain menilai akses game digital terlalu bergantung pada akun, server, lisensi, hingga kebijakan platform. Beberapa kasus game yang hilang dari store digital atau pembatasan akses tertentu membuat sebagian gamer belum sepenuhnya percaya pada sistem distribusi digital.

Selain faktor kepemilikan, keberadaan disc fisik, PS5, dan Sony Interactive Entertainment juga masih penting bagi kolektor game. Tidak sedikit pemain yang menikmati sensasi mengoleksi box art, edisi spesial, hingga disc original sebagai bagian dari hobi mereka. Karena itu, meskipun pasar digital terus tumbuh, pasar fisik dinilai masih memiliki komunitas yang loyal.

Penjualan PS5 Terus Naik di Seluruh Dunia

Di tengah perubahan tren pembelian game, performa penjualan PS5, Sony Interactive Entertainment, dan PlayStation sendiri masih menunjukkan pertumbuhan yang sangat kuat. Sony mengungkap bahwa total penjualan PS5 kini telah menembus lebih dari 93,7 juta unit secara global. Pencapaian tersebut membuat PS5 menjadi salah satu console terlaris sepanjang sejarah industri game.

Walau begitu, capaian PS5, PlayStation 4, dan Sony Interactive Entertainment masih belum berhasil melampaui generasi sebelumnya. Hingga saat ini, PlayStation 4 diketahui telah mencatat total penjualan sekitar 117 juta unit di seluruh dunia. Angka tersebut masih menjadi standar tinggi yang coba dikejar PS5 dalam beberapa tahun ke depan.

Perkembangan penjualan PS5, game digital, dan PlayStation Store menunjukkan bahwa industri game sedang bergerak menuju era distribusi digital yang semakin dominan. Meski perdebatan mengenai media fisik masih terus berlangsung, perubahan kebiasaan pemain tampaknya akan menjadi faktor besar yang menentukan arah console generasi berikutnya.