Game
Game AAA Korea Selatan Mudang: Two Hearts Diduga Bermasalah, Terancam Dibatalkan Jelang Rilis 2026
Game AAA Korea Selatan Mudang: Two Hearts Diduga Bermasalah, Terancam Dibatalkan Jelang Rilis 2026

Seputar Otaku - Industri game Korea Selatan tengah mengalami transformasi besar. Jika belasan tahun lalu negara ini identik dengan game online dan MMORPG, kini semakin banyak studio yang berani masuk ke pasar game premium dan AAA. Namun, tidak semua proyek ambisius berjalan mulus. Salah satu yang kini menuai kekhawatiran adalah Mudang: Two Hearts, game action besutan EVR Studio.

Alih-alih mendekati rilis dengan kabar positif, proyek ini justru disinyalir mengalami masalah serius di balik layar, bahkan disebut-sebut berpotensi dibatalkan secara diam-diam.

Apa Itu Mudang: Two Hearts?
Mudang: Two Hearts adalah game action naratif yang mengambil latar terorisme di kota Seoul, dengan pendekatan dua sudut pandang protagonis yang kontras:

  • Ji Jeontae, seorang prajurit
  • Gavi, seorang bintang K-Pop

Menariknya, cerita tidak hanya berfokus pada konflik manusia. Teaser gameplay perdana juga memperlihatkan entitas misterius mirip zombie, memberikan nuansa horor dan supranatural yang tidak biasa untuk game bertema modern Korea.

Sejak kemunculannya, game ini langsung mencuri perhatian berkat kualitas visual tinggi, sinematografi kuat, dan konsep cerita yang tidak konvensional.

Dijadwalkan Rilis 2026, Namun Tanda Bahaya Mulai Muncul
EVR Studio awalnya menargetkan Mudang: Two Hearts rilis pada kuartal pertama 2026. Harapan publik cukup tinggi, terlebih setelah game ini dipamerkan dalam ajang Xbox Games Showcase 2025, di mana pengembang tampak aktif membagikan progres pengembangan.

Namun, sejak Agustus 2025, situasinya berubah drastis.

Tidak ada lagi:

  • Update pengembangan
  • Video baru di kanal YouTube resmi
  • Aktivitas di halaman Steam

Keheningan ini memicu spekulasi serius di kalangan penggemar dan pengamat industri.

Dugaan Masalah Internal: PHK Massal dan Situs Resmi Mati
Situs Need4Games melaporkan adanya indikasi kuat bahwa EVR Studio mengalami krisis internal besar. Disebutkan bahwa studio tersebut melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal akibat kekurangan dana.

Jumlah karyawan yang awalnya mencapai sekitar 100 orang dikabarkan menyusut drastis menjadi hanya 22 orang.

Sebagai tambahan, situs resmi EVR Studio tidak lagi dapat diakses, memperkuat dugaan bahwa proyek ini sedang berada dalam kondisi kritis.

Tidak Ada Pernyataan Resmi dari EVR Studio
Hingga artikel ini ditulis, EVR Studio belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait nasib Mudang: Two Hearts. Tidak ada klarifikasi mengenai status pengembangan, kondisi finansial studio, maupun kemungkinan pembatalan proyek.

Padahal, menurut pernyataan investor sebelumnya, game ini sempat dijanjikan akan dirilis sebelum akhir Maret 2026.

Ketidakhadiran komunikasi publik ini menjadi salah satu faktor utama yang memicu kekhawatiran bahwa proyek tersebut telah dibekukan atau bahkan dibatalkan secara internal.

Ambisi Besar, Risiko Nyata di Industri Game Korea
Kasus Mudang: Two Hearts kembali menegaskan bahwa transisi dari game online ke game AAA bukanlah perkara mudah. Biaya produksi tinggi, tekanan investor, dan manajemen proyek menjadi tantangan besar, bahkan bagi studio dengan visi ambisius.

Jika benar dibatalkan, Mudang: Two Hearts berpotensi menjadi salah satu contoh paling mencolok tentang risiko besar di balik ambisi industri game Korea Selatan untuk bersaing di pasar global premium.