Kabar mundurnya Katsuhiro Harada dari pengembangan Game Tekken pada awal 2026 langsung memicu berbagai spekulasi di kalangan penggemar. Pernyataan sang kreator yang menyebut “Harada Tekken telah mati” sempat memunculkan anggapan bahwa masa depan Tekken sebagai Game fighting legendaris berada di ujung tanduk, meski kenyataannya tidak demikian.
Katsuhiro Harada Resmi Tak Kembangkan Tekken Lagi
Mundurnya Katsuhiro Harada dari pengembangan Game Tekken menjadi penanda berakhirnya perjalanan panjang sang kreator bersama seri tersebut selama 31 tahun. Pada awal 2026, Harada mengonfirmasi bahwa dirinya sudah tidak lagi berstatus sebagai developer maupun kreator Tekken, sesuai rencana pengunduran dirinya yang diumumkan sebelumnya pada akhir 2025.

Melalui akun Twitter/X miliknya, Katsuhiro Harada menuliskan pernyataan yang cukup menghebohkan dengan menyebut bahwa “Harada_TEKKEN sepenuhnya telah mati”. Kalimat tersebut langsung memicu beragam reaksi dari komunitas Game fighting, terutama karena banyak pihak yang mengaitkannya dengan nasib Tekken ke depan.
Namun, pernyataan Katsuhiro Harada tersebut tidak merujuk pada matinya Tekken sebagai Game. Maksud dari cuitan tersebut adalah berakhirnya identitas akun media sosial @Harada_TEKKEN yang selama ini identik dengan pengembangan Tekken. Harada menegaskan bahwa ia tidak lagi akan membuat unggahan yang berhubungan dengan seri Game tersebut.

Sebagai penegasan, Katsuhiro Harada juga mengganti bio akun Twitter/X miliknya dengan menambahkan status “mantan” pada jabatan yang sebelumnya melekat padanya di Tekken. Hal ini menandakan pemisahan total antara dirinya dan proyek Game Tekken, tanpa mengindikasikan penghentian franchise tersebut.
Respon Netizen terhadap Mundurnya Harada dari Tekken
Reaksi netizen terhadap keputusan Katsuhiro Harada meninggalkan Tekken sebagai Game yang ia bangun sejak awal pun sangat beragam. Banyak penggemar menyampaikan ucapan terima kasih atas dedikasi Harada dalam mengembangkan Tekken hingga menjadi salah satu seri Game fighting paling berpengaruh di dunia.

Di sisi lain, muncul pula respons bernada humor dari komunitas Game, yang mengaitkan pernyataan Harada dengan kalimat ikoniknya di masa lalu. Beberapa netizen menyinggung kemiripan cuitan ini dengan pernyataan Harada yang pernah mengatakan bahwa “Heihachi Mishima sepenuhnya telah mati” dalam cerita Tekken.
Sebagai karakter ikonik di Game Tekken, Heihachi Mishima sendiri telah dianggap “mati” setidaknya tiga kali dan selalu kembali dalam berbagai seri lanjutan. Fenomena tersebut bahkan melahirkan meme legendaris, termasuk dialog Raven di opening Tekken 5 yang menyebut kematian Heihachi.
Dengan mundurnya Katsuhiro Harada, kini Tekken memasuki era baru tanpa sang kreator utama. Meski demikian, keputusan ini tidak berarti berakhirnya Game Tekken, melainkan penyerahan tongkat estafet pengembangan kepada generasi selanjutnya.
Rekomendasi
Dispatch Tembus 3 Juta Copy, Pemain Tanpa Romansa Minoritas
35 menit yang lalu
Perawat Indonesia Jaga Panti Lansia di Hokaido
43 menit yang lalu
Jepang Pasifik Perkuat Militer di Tengah Tekanan China
1 jam yang lalu
Japan Tunda Kunjungan Bisnis ke China Akibat Isu Taiwan
1 jam yang lalu