Nintendo Percayakan Peran Besar Xenoblade untuk Zelda Baru
Nintendo mempertimbangkan peran besar Monolith Soft, pengembang Xenoblade, dalam pengembangan game mainline Zelda terbaru.
Daftar Isi
Salah satu langkah strategis Nintendo dalam mengembangkan seri Zelda terbaru adalah memperkuat kolaborasi dengan Monolith Soft, studio yang dikenal luas lewat franchise Xenoblade. Kerja sama yang telah terjalin selama bertahun-tahun ini menunjukkan kepercayaan tinggi Nintendo terhadap kemampuan Monolith Soft dalam mendukung pengembangan game berskala besar, terutama pada sisi desain dan perencanaan dunia permainan yang kompleks.
Kolaborasi Nintendo dengan Monolith Soft di Seri Zelda
Monolith Soft memang lebih dikenal sebagai developer di balik seri Xenoblade, tetapi keterlibatan mereka dalam proyek Zelda milik Nintendo bukanlah hal baru. Sejak pengembangan The Legend of Zelda: Skyward Sword, Monolith Soft telah berkontribusi dalam pembuatan aset lingkungan yang kemudian dipoles lebih lanjut oleh tim internal Nintendo, membuktikan bahwa kolaborasi Zelda dan Xenoblade sudah terjalin cukup lama.

Seiring waktu, peran Monolith Soft dalam proyek Zelda Nintendo semakin berkembang dan tidak lagi terbatas pada produksi aset visual. Studio pengembang Xenoblade ini mulai dilibatkan secara lebih mendalam dalam struktur pengembangan, khususnya saat Nintendo mulai menangani proyek dengan skala dunia terbuka yang semakin kompleks dan ambisius.
Peran Penting Monolith Soft di Tears of the Kingdom
Dalam sesi diskusi antara Yasuhiro Fujita dari Monolith Soft dan Daiki Iwamoto dari Nintendo, terungkap bagaimana kepercayaan terhadap tim Xenoblade mencapai titik penting saat pengembangan Tears of the Kingdom. Untuk pertama kalinya, Zelda dikerjakan dengan porsi desain dan perencanaan yang dialihkan kepada studio eksternal, sebuah langkah besar dari Nintendo yang penuh pertimbangan.
Keputusan Nintendo untuk mempercayakan sebagian besar proses kreatif Zelda: Tears of the Kingdom kepada Monolith Soft sempat diiringi antisipasi dan kekhawatiran. Namun, hasilnya justru memperlihatkan sinergi positif, di mana tim Xenoblade mampu melengkapi visi Nintendo tanpa menghilangkan identitas utama Zelda sebagai franchise ikonik.
Harapan Nintendo untuk Zelda Mainline Selanjutnya
Ke depan, Daiki Iwamoto mengungkapkan keinginannya agar Monolith Soft kembali terlibat dalam pengembangan Zelda mainline terbaru milik Nintendo. Tidak hanya sebagai pendukung teknis, studio pengembang Xenoblade diharapkan memegang porsi signifikan dan lebih aktif dalam proses kreatif, termasuk menyumbangkan ide serta pendekatan desain selama fase pengembangan.
Meski keterlibatan Monolith Soft semakin besar dalam proyek Zelda, hal tersebut tidak mengurangi kebebasan mereka untuk menggarap proyek orisinal lain, terutama seri Xenoblade Chronicles. Hingga saat ini, Nintendo belum mengumumkan secara resmi game Zelda atau Xenoblade terbaru, namun tahun 2026 diharapkan menjadi momen penting bagi kedua franchise tersebut.
Rekomendasi
PlayStation Serba Digital: Analis Sebut Mirip Hilangnya CD Drive di PC
11 hours ago
Bernasib Sial, Gamer Ini Sukses Gugat Microsoft Usai Akun Kena Hack
11 hours ago
Di Balik Layar Final Fantasy Resonance, Sulitnya Bikin Grafis HD-2D
11 hours ago
Apes Bener! Game Sukses Besar, 51 Karyawan Ubisoft Malah Kena PHK
11 hours ago
Komentar
0 komentar di artikel ini
Komentar memakai akun Mokultur agar moderasi dan identitas komunitas tetap rapi.