EA Telah Resmi Dijual Seharga Rp917 Triliun
EA resmi dijual Rp917 triliun kepada konsorsium PIF, Silver Lake, dan Affinity Partners, menjadikannya perusahaan tertutup.
EA akhirnya mengumumkan langkah besar dalam sejarahnya setelah resmi dijual dengan nilai Rp917 triliun. Kesepakatan ini tidak hanya mengubah status EA menjadi perusahaan tertutup, tetapi juga menandai salah satu transaksi terbesar dalam industri video game. Dengan masuknya konsorsium investor global, EA berkomitmen untuk terus mendorong inovasi di bidang hiburan, olahraga, dan teknologi.

EA Resmi Dijual 917 Triliun Rupiah
EA mengumumkan penjualan kepada konsorsium yang beranggotakan Private Investment Fund (PIF) Arab Saudi, Silver Lake, dan Affinity Partners. Nilai akuisisi EA mencapai 55 miliar dolar AS atau sekitar Rp917 triliun. Transaksi ini disebut sebagai salah satu yang terbesar di industri setelah akuisisi Activision Blizzard oleh Microsoft. EA menegaskan bahwa para investor membawa pengalaman, modal, dan portofolio global yang akan mendukung pengembangan digital dan fisik perusahaan.

EA Jadi Perusahaan Tertutup
CEO EA, Andrew Wilson, menyebut kesepakatan ini sebagai pengakuan terhadap dedikasi tim perusahaan. Setelah akuisisi, EA akan dibeli 100% sahamnya, di mana sebelumnya PIF telah memegang 10% kepemilikan. Dana pembelian terbagi menjadi dua, yakni ekuitas senilai 35 miliar dolar AS (Rp584 triliun) dan pinjaman sebesar 20 miliar dolar AS (Rp322 triliun) dari JPMorgan Chase Bank. Setelah transaksi selesai pada kuartal pertama tahun fiskal 2027, saham EA akan ditarik dari pasar publik dan resmi menjadi perusahaan tertutup.
Rekomendasi
Presiden Konami Digital Entertainment: Generative AI Bantu Game, tapi Kreativitas Manusia Tetap Utama
15 hours ago
Stella Sora Rilis di Steam 20 Oktober, Dukung Sinkronisasi Data Lintas Platform dengan Android dan iOS
16 hours ago
Love and Deepspace Resmi Berkolaborasi dengan Blade Runner 2049
18 hours agoSkandal Hot Coffee, Minigame Tersembunyi yang Nyaris Menghancurkan Reputasi Rockstar Games
21 hours ago
Komentar
0 komentar di artikel ini
Komentar memakai akun Mokultur agar moderasi dan identitas komunitas tetap rapi.