Ratatan Disambut Positif di Steam Meski Masih Early Access
Game Ratatan raih 1.100 ulasan di Steam dengan 87% positif meski masih Early Access, bukti sambutan hangat komunitas.
Daftar Isi
Game Ratatan resmi memasuki masa Early Access di Steam dan langsung mendapat sambutan hangat dari komunitas. Dengan ulasan positif yang terus bertambah, game ini menjadi sorotan baru di kalangan penggemar rhythm dan aksi.
Ratatan Terima Ulasan Positif di Steam
Sejak hadir dalam Early Access, game Ratatan berhasil mengumpulkan lebih dari 1.000 ulasan di Steam, dengan 87% di antaranya bersifat positif. Total sekitar 1.100 ulasan menunjukkan antusiasme pemain terhadap game ini, sekaligus menandakan awal yang menjanjikan meski masih ada banyak aspek yang perlu diperbaiki.
Ā

Ā
Game Rhythm Roguelike yang Jadi Penerus Patapon
Game Ratatan dikenal sebagai penerus spiritual seri Patapon dengan pendekatan berbeda. Melalui Steam, para pemain diajak mengendalikan pasukan garis depan menggunakan irama musik. Kombinasi unik antara genre game rhythm dan roguelike menjadikan Ratatan cukup cepat mendapat tempat di hati komunitas sejak masuk Early Access.
Developer Siapkan Roadmap dan Fitur Multiplayer
Pengembang Ratatan, yaitu TVT dan Game Source Entertainment, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan komunitas Steam sejak awal. Mereka menegaskan bahwa āmasih banyak area yang sedang dalam perbaikanā namun berjanji akan terus memperbarui game ini sesuai masukan pemain. Dalam roadmap terbaru, mereka juga memastikan fitur multiplayer online hingga 4 pemain akan ditambahkan, sementara dukungan bahasa yang luas memungkinkan Ratatan dinikmati gamer dari berbagai negara.
Rekomendasi
Kolaborasi Genshin Impact Crunchyroll Versi 7.0 Bagikan Pet Eksklusif dan Primogem
3 weeks ago
Rekor Terburuk! 10 Pengembang Game Mobile Jepang Bangkrut Sepanjang 2026 akibat Persaingan Sengit
3 weeks ago
Update Wuthering Waves 3.6 Janjikan Kenaikkan 10 FPS
3 weeks ago
Game Project RX Nexon Games Janjikan Pengalaman yang Berbeda dari Blue Archive
3 weeks ago
Komentar
0 komentar di artikel ini
Komentar memakai akun Mokultur agar moderasi dan identitas komunitas tetap rapi.