Riset di Jepang Sebut Air Purifier Bisa Buat Jago Main Valorant
Sebuah riset unik dari Jepang mengungkapkan bahwa air purifier buatan Sharp dengan teknologi Plasmacluster dapat meningkatkan performa pemain dalam game FPS kompetitif, khususnya Valorant.
Seputar Otaku - Sebuah riset unik dari Jepang mengungkapkan bahwa air purifier buatan Sharp dengan teknologi Plasmacluster dapat meningkatkan performa pemain dalam game FPS kompetitif, khususnya Valorant.
Penelitian ini diumumkan pada 3 September 2025 dan dilakukan bersama Nishinippon Institute of Technology serta Kyushu Sangyo University. Subjek uji adalah pro player dari tim esports QT DIG∞, yang diminta bertanding dalam dua kondisi:
- Dengan Plasmacluster aktif
- Tanpa Plasmacluster
Para pemain tidak diberi tahu kondisi mana yang digunakan, sehingga hasilnya dianggap objektif.
Saat bermain dengan Plasmacluster aktif, performa tim meningkat signifikan:
- ADR (Average Damage per Round) naik +18 poin
- K/D ratio naik +0.17
- KDA naik +0.26 rata-rata

Selain data angka, pemain juga mengaku reaksi mereka lebih cepat, awareness lebih luas, dan koordinasi tim terasa lebih solid.
Temuan ini memberi gambaran bahwa lingkungan bermain termasuk kualitas udara bisa berpengaruh nyata terhadap performa kompetitif. Meski terdengar seperti gimmick marketing, hasil riset tersebut membuat nama Sharp Plasmacluster jadi bahan perbincangan di kalangan gamer dan komunitas esports.
Valorant adalah game FPS kompetitif buatan Riot Games, tersedia gratis di PC. Game ini baru saja diumumkan akan beralih ke Unreal Engine 5, yang menjanjikan visual lebih modern dan performa lebih optimal di berbagai hardware.
Rekomendasi
Kolaborasi Genshin Impact Crunchyroll Versi 7.0 Bagikan Pet Eksklusif dan Primogem
3 weeks ago
Rekor Terburuk! 10 Pengembang Game Mobile Jepang Bangkrut Sepanjang 2026 akibat Persaingan Sengit
3 weeks ago
Update Wuthering Waves 3.6 Janjikan Kenaikkan 10 FPS
3 weeks ago
Game Project RX Nexon Games Janjikan Pengalaman yang Berbeda dari Blue Archive
3 weeks ago
Komentar
0 komentar di artikel ini
Komentar memakai akun Mokultur agar moderasi dan identitas komunitas tetap rapi.