Tim Pengembang Resident Evil Requiem Ingin Membuat Cerita 30 Tahun Setelah Peristiwa Raccoon City
Dalam wawancara eksklusif 4Gamer bersama Koshi Nakanishi (Game Director) dan Masato Kumazawa (Producer), tim mengungkapkan alasan di balik keputusan melibatkan kembali kota yang menjadi titik awal tragedi besar dalam semesta Resident Evil.
Seputar Otaku - Resident Evil Requiem sejak awal pengumumannya sudah menuai antusiasme besar dari para gamer. Salah satu alasannya adalah kembalinya karakter Alyssa Ashcroft (Resident Evil Outbreak) serta hadirnya kota ikonik seri ini, Raccoon City, sebagai bagian penting dari cerita.
Ternyata, ketertarikan gamer terhadap Alyssa maupun Raccoon City juga sejalan dengan keinginan developer. Dalam wawancara eksklusif 4Gamer bersama Koshi Nakanishi (Game Director) dan Masato Kumazawa (Producer), tim mengungkapkan alasan di balik keputusan melibatkan kembali kota yang menjadi titik awal tragedi besar dalam semesta Resident Evil.
Nakanishi menjelaskan bahwa dua fokus utama dalam RE Requiem adalah karakter baru Grace Ashcroft serta kisah pasca insiden Raccoon City. Grace akan menjalani perjalanan emosional penuh tantangan, termasuk menghadapi kenyataan pahit mengenai kematian sang ibu, Alyssa Ashcroft.
Menurut Nakanishi, eksplorasi kisah setelah insiden Raccoon City seperti ânasi yang tertinggal di rice cooker selama semingguâsesuatu yang tidak ingin dibuka, tapi justru membuat penasaran.â Rasa penasaran inilah yang mendorong tim untuk kembali membuka lembaran lama tragedi tersebut.
Melalui Grace, pemain akan merasakan langsung dampak insiden Raccoon City terhadap para penyintas. Kisah ini digambarkan bukan sekadar horor, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan terhadap mereka yang telah menjadi korban.
Nakanishi juga menyinggung makna di balik judul Requiem. Kata tersebut merujuk pada bagaimana Alyssa dan para korban Raccoon City akan selalu dikenang oleh mereka yang masih hidup.
Dengan berakhirnya kisah Ethan Winters di Resident Evil Village, tim menilai Requiem sebagai momentum ideal untuk kembali ke akar kisah Resident Evil. Tidak hanya menghadirkan nostalgia, tapi juga membuka misteri baru tentang apa yang terjadi puluhan tahun setelah tragedi Raccoon City.
Rekomendasi
Presiden Konami Digital Entertainment: Generative AI Bantu Game, tapi Kreativitas Manusia Tetap Utama
4 hours ago
Stella Sora Rilis di Steam 20 Oktober, Dukung Sinkronisasi Data Lintas Platform dengan Android dan iOS
5 hours ago
Love and Deepspace Resmi Berkolaborasi dengan Blade Runner 2049
7 hours agoSkandal Hot Coffee, Minigame Tersembunyi yang Nyaris Menghancurkan Reputasi Rockstar Games
10 hours ago
Komentar
0 komentar di artikel ini
Komentar memakai akun Mokultur agar moderasi dan identitas komunitas tetap rapi.