Roblox Buka Suara Terkait Tren Main Hakim Sendiri Terhadap para Predator
Roblox akhirnya buka suara terkait maraknya kelompok main hakim sendiri yang dipimpin komunitas, menyusul tindakan hukum perusahaan terhadap pembuat konten penangkapan predator, Schlep.
Seputar Otaku - Roblox akhirnya buka suara terkait maraknya kelompok main hakim sendiri yang dipimpin komunitas, menyusul tindakan hukum perusahaan terhadap pembuat konten penangkapan predator, Schlep.
Dalam video pada 16 Agustus 2025, Matt Kaufman, selaku Chief Safety Officer Roblox, menegaskan bahwa meskipun kelompok ini sering berawal dari niat baik untuk melindungi pengguna muda, cara mereka beroperasi justru menimbulkan masalah serius.
Kaufman menjelaskan bahwa beberapa anggota komunitas awalnya memang melaporkan aktivitas mencurigakan dari aktor jahat di Roblox. Masukan tersebut bahkan membantu perusahaan meningkatkan fitur keamanan pengguna.
Namun, masalah muncul ketika sejumlah kelompok melanggar kebijakan Roblox, seperti membuat akun anak palsu atau menanyakan usia pengguna lain demi mengidentifikasi potensi predator.
“Tujuan mereka mungkin untuk melindungi pemain muda, tapi taktik semacam ini
justru tidak aman dan berisiko tinggi bagi komunitas,” ujar Kaufman.
Roblox menegaskan bahwa mereka menghargai umpan balik komunitas terkait keamanan, namun tindakan main hakim sendiri yang meniru perilaku predator tidak bisa ditoleransi.
Kaufman menambahkan, “Beberapa kelompok ini memulai dengan niat baik dan benar-benar peduli pada komunitas. Tetapi, tindakan yang mereka lakukan justru menempatkan masyarakat pada risiko lebih besar dan melanggar kebijakan kami.”
Pernyataan ini muncul hanya beberapa hari setelah Roblox resmi melakukan tindakan hukum terhadap Schlep, kreator yang mengklaim berhasil memicu enam penangkapan predator melalui kontennya.
Kasus ini semakin mendapat sorotan setelah laporan RTC pada 15 Agustus menyebut bahwa Chris Hansen, pembawa acara terkenal dari To Catch a Predator, telah menghubungi Schlep untuk membahas kemungkinan pembuatan film dokumenter mengenai cara Roblox menangani isu keselamatan anak.
Rekomendasi
Dragon Quest XII Dirombak Total, Square Enix Pastikan Proyek Masih Berjalan
2 days ago
Forza Horizon 6 Dipuji Secara Global, Namun Tuai Kritik Keras di China
2 days ago
Resident Evil Requiem Dapat Demo Gratis, Ini Alasan CAPCOM Baru Merilisnya
2 days agoCall of Duty: Modern Warfare 4 Resmi Diumumkan, Hadirkan Perang Besar di Korea
2 days ago
Komentar
0 komentar di artikel ini
Komentar memakai akun Mokultur agar moderasi dan identitas komunitas tetap rapi.